Telat Operasi, LRT Jakarta Bukan Moda Resmi Asian Games
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:36 WIB
Jakarta - Moda transportasi Light Rail Transit (LRT) yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome, Jakarta, tidak akan beroperasi resmi saat Asian Games nanti. Empat hari menjelang pembukaan pesta olahraga se-Asia itu, LRT bahkan belum diuji coba.
Belum beroperasinya LRT lebih disebabkan pada proses administrasi sertifikasi dari Kementerian Perhubungan.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto mengatakan uji coba akan dilakukan dalam waktu dekat, tanpa menyebutkan tanggal.
"Uji operasi direncanakan gratis dengan sistem undangan. Nanti didiskusikan dengan sekda untuk para undangannya, mencakup ASN, siswa sekolah, teman-teman media dan stakeholders lainnya," kata Dwi di Jakarta, Selasa (14/8).
Selain menunggu administrasi sertifikasi, pihak Jakpro juga masih menunggu proses rampungnya izin usaha prasarana perkeretaapian termasuk mengenai perjanjian bentuk kerja sama dan penentuan tarif.
Proses birokrasi nampaknya menjadi penghambat utama belum beroperasinya LRT yang sejak awal, melalui upaya percepatan, ditargetkan beroperasi saat Asian Games untuk mengangkut masyarakat. Meskipun, secara sarana prasarana dan jumlah kereta telah mencapai target 16.
Disinggung mengenai hal itu, Dwi mengatakan, LRT tidak beroperasi saat Asian Games karena bukan moda utama untuk mengangkut atlet dan ofisial untuk cabang olahraga (cabor) balap sepeda yang berlaga di Velodrome.
Dwi memastikan uji coba operasi LRT bakal digelar pada pekan ini dengan titik tekan kepada aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Setidaknya LRT Jakarta tidak mengalami nasib sial seperti LRT Palembang yang mogok saat mengangkut penumpang.
Ketua Innasgoc Erick Thohir menyebut hanya Palembang yang memiliki moda LRT untuk Asian Games, sedangkan Jakarta yang diprioritaskan adalah bus-bus. Namun seiring perkembangannya nanti, terbuka kemungkinan LRT Jakarta dimanfaatkan sebagai fasilitas tambahan.
"Bisa saja fasilitas tambahan. Seperti sekarang ini Gubernur DKI memberikan fasilitas luar biasa ke media dan relawan naik Transjakarta gratis. Enggak ada itu di strategi kami. Namun setelah rapat-rapat Asian Games dengan pemprov, Pak Gub mau ini digratiskan," kata Thohir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




