Polda: Kemungkinan Besar Ganjil-Genap Diteruskan

Kamis, 30 Agustus 2018 | 11:09 WIB
BM
FB
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FMB
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berplat nomor ganjil yang memasuki Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, 2 Agustus 2018. Penerapan sistem ganjil genap memasuki hari kedua. Pengendara di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai tertib mematuhi aturan tersebut.
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berplat nomor ganjil yang memasuki Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, 2 Agustus 2018. Penerapan sistem ganjil genap memasuki hari kedua. Pengendara di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai tertib mematuhi aturan tersebut. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto seusai rapat dengan Pemda DKI dan pakar transportasi, kebijakan ganjil-genap kemungkinan akan diteruskan.

Budiyanto mengatakan sejumlah stakeholder memang mengusulkan perluasan sistem ganjil-genap berlanjut. Namun, waktunya akan diusulkan jangan setiap hari.

"Kita mengusulkan kalau bisa jangan full day, hari Senin sampai hari Jumat. Sabtu, Minggu, hari libur nasional kalau bisa ditiadakan. Cuma waktunya dibagi dua, pagi jam 06.00 sampai 10.00 WIB, sore 16.00 hingga 21.00 WIB. Ada yang mengusulkan juga hari Senin sampai Jumat, tetapi waktunya 06.00 sampai 20.00 WIB. Ada juga yang mengusulkan full day, hari Senin sampai hari Minggu, tapi waktunya ada dua segmen pagi 06.00 hingga 10.00 WIB, sore 16.00 sampai 21.00 WIB. Tetapi nanti bergantung gubernur mau acc atau tidak," ungkapnya.

Baca juga: DKI Masih Bahas Ganjil-Genap Permanen

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kajian dan evaluasi ada beberapa indikator yang mengarah kepada perubahan yang cukup bagus. Semisal, kecepatan kendaraan di jalur ganjil-genap meningkat sekitar 44,5 persen. Sementara, pada ruas alternatif mengalami penurunan kecepat sebesar 2,9 persen. Kemudian, VC Ratio -jumlah kendaraan pada satu segmen jalan dalam satu waktu dibandingkan dengan kapasitas jalan- pada ruas jalan diberlakukannya ganjil-genap rata-rata turun sebesar 20,37 persen.

"Kecepatan meningkat 44,5 persen. Kemudian memang di jalan alternatif ada penurunan kecepatan, tetapi tidak signifikan hanya 2,9 persen. Volume ada penurunan, tetapi di jalan alternatif ada peningkatan. Sehingga dari beberapa indikator tadi, hasil rapat menyimpulkan perluasan ganjil-genap nanti dilanjutkan," katanya.

Ia menuturkan, pada saat perhelatan Para Games -pesta olahraga difabel Asia 2018-, Polri dan pemangku kebijakan lain juga akan memberlakukan perluasan sistem Ganjil Genap seperti Asian Games.

"Nanti ada masa transisi juga. Nanti kan ada Para Games, nanti Para Games juga akan diberlakukan sama dengan Asian Games. Jadi nanti bergantung keputusan gubernur," tandasnya.

Seperti diketahui, lokasi sistem ganjil-genap yang selama ini sudah berjalan sejak tanggal 30 Agustus 2016 adalah di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto.

Adapun rencana perluasan lokasi ganjil-genap yang diterapkan sejak 2 Agustus 2018 antara lain, di Jalan S Parman - Jalan Gatot Subroto - Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan - Jalan A.Yani - Simpang Coca Cola atau Jalan Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih. Kemudian, Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan, dan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat

Waktu ganjil-genap diperpanjang Senin sampai dengan Minggu, mulai pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon