Anas Ingatkan Ketua Baru Komisi X Berhati-hati

Selasa, 29 Mei 2012 | 15:58 WIB
EC
B
Penulis: Ezra Sihite/ Wisnu Cipto | Editor: B1
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (Antara)
Komisi X merupakan komisi yang cukup tersorot media saat ini karena disangkutkan dengan kasus-kasus korupsi sejumlah anggota DPR.

Ketua Komisi X Baru, Agus Hermanto mengaku telah diwanti-wanti Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk berhati-hati. Pasalnya anggaran yang harus dikelola dan diteken di komisi yang mengurusi pendidikan, kebudayaan dan olahraga tersebut dinilai relatif lebih besar ketimbang komisi-komisi lain.

"Yang memberikan tugas ketua umum (Anas Urbaningrum), dikatakan 'pak Agus mendapat tugas yang baru karena anggarannya cukup tinggi mohon hati-hati'," kata Agus Hermanto, di gedung Parlemen, Senayan, hari ini.

Agus mengaku belum melakukan serah terima jabatan dari Ketua Komisi lama, Mahyuddin yang juga dari fraksi Demokrat, sehingga dirinya belum mengetahui jadwal lengkap komisi tersebut.

Komisi X merupakan komisi yang cukup tersorot oleh media saat ini karena disangkutkan dengan kasus-kasus korupsi sejumlah anggota DPR, terutama dari Partai Demokrat.

Sebelumnya, mantan bendahara partai Muhammad Nazaruddin sudah menjadi terpidana setelah terbukti terkait suap dalam kasus Wisma Atlet yang digodok di Komisi X.

Kemudian Angelina Sondakh juga anggota Komisi X kini menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus  Wisma Atlet Sea Games dan proyek pembangunan di sejumlah universitas.

Anas dan Menteri Pmeuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, sudah beberapa kali dipanggil KPK untuk memberi keterangan soal kasus-kasus tersebut.

Lebih jauh, Agus menambahkan, dirinya ditempatkan mengganti Mahyuddin bukan karena ketua lama dianggap kurang mampu memimpin komisi. Rotasi itu, lanjut dia, merupakan bagian penyegaran untuk memberikan kesempatan bagi setiap anggota fraksi tersebut.

"Namanya rotasi di dalam kepemimpinan adalah hal biasa sehingga rotasi seperti ini wajar dilakukan, Pak Mahyuddin mendapat tugas lain," tutur Agus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon