Barat tidak Berhak Atur soal Ahmadiyah di Indonesia
Selasa, 29 Mei 2012 | 21:46 WIB
Masalah diskriminasi kelompok minoritas seperti Ahmadiyah harus datang dari dalam Indonesia.
Hal ini dikemukakan oleh Baroness Sayeeda Hussain Warsi, Minister Without Portofolio of United Kingdom dalam kuliah umum bertajuk Breaking The Boundary: The Reality of the West and Islam di Universitas Indonesia, Selasa (29/5)
"Saya tidak percaya negara Barat harus memberitahu Indonesia bagaimana seharusnya negara ini memperlakukan kelompok minoritas seperti Ahmadiyah," ujar Baroness Warsi.
Warsi mengatakan solusi dari masalah penindasan kelompok minoritas seperti Ahmadiyah harus datang dari dalam Indonesia sendiri.
"Saya yakin ada banyak orang Indonesia yang mampu bicara masalah ini," katanya.
Lebih lanjut Warsi mengatakan meskipun Inggris bukanlah negara agama, namun kaum minoritas seperti Ahmadiyah diperlakukan dengan cukup baik.
"Banyak orang mengklaim dirinya sebagai muslim paling baik. Padahal cuma Allah yang berhak menentukan seperti apa itu muslim yang baik," katanya.
Perempuan keturunan Pakistan mengatakan dirinya terbiasa dengan perbedaan.
"Jika saya yakin saya benar, saya tidak akan membuktikannya dengan melarang anda bicara," katanya.
Warsi adalah muslim ketiga dan perempuan muslim pertama yang terpilih menjadi anggota parlemen di Inggris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




