REI dan Pelti Berikan Bonus Rumah untuk Christo/Aldila

Jumat, 7 September 2018 | 17:39 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Kiri ke Kanan: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, dan pasangan ganda campuran tenis Indonesia peraih emas di Asian Games 2018, Christoper Rungkat dan Aldila Sutjiadi.
Kiri ke Kanan: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, dan pasangan ganda campuran tenis Indonesia peraih emas di Asian Games 2018, Christoper Rungkat dan Aldila Sutjiadi. (Beritasatu Photo)

Jakarta - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) dan Pengurus Besar Persatuan Tenis Indonesia (PB Pelti) memberikan bonus masing-masing satu unit rumah kepada pasangan petenis ganda campuran Indonesia, yang meraih medali emas di Asian Games 2018, Christoper Rungkat dan Aldila Sutjiadi. Hadiah ini sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi anak bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, mengungkapkan, pemberian bonus rumah kepada atlet nasional merupakan yang kedua kali dilakukan oleh pihaknya.

"Sebelumnya satu unit rumah di Lombok Utara diberikan kepada juara dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Tempere Finlandia, Lalu Muhammad Zohri," kata Soelaeman, Jumat (7/9).

Menurut Eman, demikian dia akrab dipanggil, pihaknya bertekad untuk terus mendukung kemajuan olahraga nasional melalui salah satu kompetensi REI yakni menyediakan rumah. Pemberian apresiasi terhadap atlet-atlet berprestasi sebenarnya sudah menjadi tradisi di keluarga besar REI khususnya di awal-awal organisasi tersebut berdiri.

"REI ini bagian dari masyarakat, sehingga apa yang kami lakukan bersama PB Pelti mewakili nurani masyarakat Indonesia, bahwa kita bangga dan berterimakasih kepada para atlet yang sudah berjuang demi bangsa dan negara. Ini bentuk rasa syukur kita semua," tambahnya.

Dua unit rumah yang dihadiahkan kepada Christoper dan Aldila berlokasi di Perumahan Permata Mutiara Maja, Banten. Rumah bertipe 36 komersial tersebut siap huni dan sudah dilengkapi perabotan (full furnished).

Menurut Eman, kedua petenis ini patut mendapatkan apresiasi karena meski tidak ditargetkan meraih medali, namun keduanya mampu menyumbang emas untuk kontingen Indonesia. Sekaligus menghapus dahaga prestasi tenis Indonesia setelah terakhir kali menyabet emas di kategori ganda campuran pada Asian Games 1990 melalui pasangan Yayuk Basuki dan Hary Suharyadi.

Ketua Umum PB Pelti, Rildo Ananda Anwar menyampaikan terimakasih atas support REI terhadap pembinaan atlet tenis nasional melalui bidang usahanya sebagai pengembang perumahan. Pihaknya berharap langkah serupa dapat dilakukan asosiasi-asosiasi usaha yang lain sesuai kompetensi bisnisnya.

"Kami menyampaikan terimakasih atas support REI terhadap Pelti dan kedua atlet berprestasi ini. Pak Eman menyampaikan keinginan untuk memberikan apresiasi kepada Christoper/Aldila dan bertanya bagaimana caranya. Saya bilang, ya kasih rumah saja sesuai kompetensi REI. Apalagi, ini kan prestasi, karena setelah 28 tahun kita bisa dapat emas lagi," kata Rildo.

Aldila Sutjiadi mewakili atlet penerima hadiah rumah menyampaikan terima kasih kepada PB Pelti dan REI yang sudah memberikan dukungan kepada mereka berdua.

"Terima kasih dari kami berdua khususnya kepada Pak Rildo yang terus membimbing kami semua. Kami bersyukur bisa meraih medali emas dan membanggakan Indonesia," kata Aldila.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon