Bulog Pastikan Pasokan Pangan Aman

Sabtu, 8 September 2018 | 15:42 WIB
CF
FH
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: FER
Ilustrasi pedagang beras
Ilustrasi pedagang beras (Antara/Syaiful Arif)

Jakarta - Direktur Operasional Perum Bulog, Tri Wahyudi Saleh, meninjau langsung stok beras yang ada di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (8/9). Bulog memasok beras hingga 300.000 ton di Pasar Induk Cipinang dengan harga normal.

"Jajaran divre dan subdivre kita sudah pasarkan 1.000 ton hingga 2.000 ton per hari. Jadi, tidak ada pengaruh kenaikan dolar dengan pasokan beras. Stok beras pemerintah cukup kuat mencapai 2,6 juta ton hingga akhir tahun ini," ujar Tri.

Tri mengatakan, momen Desember-Februari yang selama ini disebut waktu paling kritis karena jumlah pasokan daerah sedang menurun, telah diantisipasi oleh Bulog dengan melakukan penyerapan maksimal dan melaksanakan operasi pasar secara masif untuk menjaga harga.

"Tren penggunaan CBP di 2018 paling tinggi sebesar 342.000 ton. Stok Bulog sendiri saat ini mencapai 2,2 juta ton cukup kuat dan ada tambahan 400.000 ton hingga akhir tahun. Sekarang kita menyerap 4.000 ton hingga 5.000 ton. Paling tinggi di Sulawesi Selatan. Bulog membeli Gabah Kering Panen (GKG) dengan harga Rp 4.070 per kilogram," tambahnya.

Tri menyebutkan, stok beras akan kembali aman saat musim panen raya pada Maret. BULOG dan pemerintah akan menjaga agar stok beras di Bulog pada posisi aman yakni di angka minimal 1 juta ton hingga 1,5 juta ton.

Sementara itu, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi, menyebutkan, sebenarnya di pasar induk Cipinang tidak memerlukan beras CBP karena stok sedang aman.

"Kita kerja sama dengan Bulog Sulawesi Selatan, beras komersial 5.000 ton kedatangan pertama, yang perlu diperhatikan adalah stok level agar tetap aman. Saat ini stok kita 44.000 ton, dimana konsumsi per hari masyarakat mencapai 2.500 ton hingga 3.000 ton per hari," kata Arief.

Kepala Pasar Induk Beras Cipinang, Heri Awal Fajar menambahkan, dalam satu hari ada 300 truk masuk dengan jumlah beras 6.000 ton. "Kita juga memastikan fasilitas di dalam pasar induk beras Cipinang seluas 14 hektar ini semakin optimal," tambahnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon