Ketum PKPI Nilai Aneh Usul Debat Gunakan Bahasa Inggris

Selasa, 18 September 2018 | 22:52 WIB
YP
WM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WM
Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono (tengah) menjadi pembicara pada acara #YangMudaKreatif, yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Gorontalo, Minggu, 15 Juli 2018.
Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono (tengah) menjadi pembicara pada acara #YangMudaKreatif, yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Gorontalo, Minggu, 15 Juli 2018. (Istimewa/Asni Ovier)

Jakarta - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono mengaku heran dengan usulan pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang menyatukan keberagaman bahasa di Indonesia.

"Ada 1.100 bahasa daerah, tapi kenapa malah mengusulkan bahasa Inggris, kan, aneh," ujar Diaz saat memperingati Tahun Baru Islam 1440 H, di Jakarta Timur, Selasa (18/9) malam.

Menurut Diaz, Indonesia begitu beragam dan luas dengan beragam bahasa daerah. Mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo, kata Diza, luas Indonesia dari Aceh hingga ke Papua setara dari London ke Istanbul yang melewati tujuh negara.

"Indonesia begitu luas dan beragam sehingga keanekaragaman ini perlu diolah dan terus dilestarikan," tandas dia.

Karena itu, menurut Diaz, Indonesia harus dipimpin oleh pasangan capres-cawapres yang memiliki visi besar untuk Indonesia yang lebih baik. Hal ini penting agar bisa mengelolah bangsa Indonesia yang besar dan majemuk.

"Harus diingat, keanekaragaman Indonesia adalah kekuatan. Karena itu penting untuk dirawat setiap waktu," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon