Avian Brands Bangun Hunian Sementara di Lombok
Jumat, 21 September 2018 | 16:25 WIB
Jakarta - Avian Brands melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Avian Brands Peduli bersama Yayasan Dompet Dhuafa bersinergi membangun kembali wilayah gempa Lombok, dengan memberikan bantuan fasilitas bangunan yang sangat dibutuhkan para korban gempa berupa pembangunan Hunian Sementara (Huntara), Sekolah Darurat, Masjid Darurat, dan ruang sanitasi Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Bencana gempa bumi yang melanda wilayah Lombok pada 5 Agustus 2018, telah menghancurkan ribuan rumah, ratusan sekolah, dan puluhan masjid serta musala di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi kepedulian Avian Brands bersama Yayasan Dompet Dhuafa mengambil peranan dan memberi bantuan terkait kebutuhan fasilitas bangunan-bangunan vital yang memadai serta memberi kenyamanan para korban gempa bumi Lombok.
"Upaya kami untuk membangun kembali Lombok saat ini dengan memberi perhatian kepada fasilitas bangunan-bangunan vital dan utama seperti hunian bagi korban gempa, ruang belajar, ruang ibadah dan ruang sanitasi yang memadai," ujar Deputy Marketing Director Avian Brands, Feonaldi Indrawan, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (21/9).

Feonaldi mengatakan, lebih dari 437.000 warga korban gempa memilih mengungsi ke tenda pengungsian. Namun, fasilitas aliran listrik dan sanitasi yang dimiliki sangat terbatas. Melihat hal tersebut, dibutuhkan konstruksi bangunan pengungsian yang lebih kokoh dan memadai yaitu dengan membangun Huntara.
"Avian Brands bersama Yayasan Dompet Dhuafa akan mendirikan 300 Huntara di berbagai titik wilayah terdampak, yaitu 100 unit di Desa Kekait-Lombok Barat, 100 unit di Desa Gol-Lombok Utara, 10 unit di Desa Karang Kendal-Lombok Utara, dan 90 unit di Desa Sambelian-Lombok Timur," jelasnya.
Selain akan membangun hunian sementara, ruang ibadah dan ruang sanitasi MCK, kata Feonaldi, perseroan juga memberi perhatian pada dunia pendidikan. Saat ini, dua sekolah darurat telah dibangun di Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, dan Desa Kekait, Gunung Sari, Lombok Barat.
Selanjutnya, direncanakan akan ada 15 sekolah darurat lainnya untuk wilayah Dusun Orong Kopan, Desa Menggala, Dusun Kekait, Dusun Karang Subagan Daya, Dusun Pengembuk, Kecamatan Gangga, Dusun Karang Kendal, Dusun Nipah Desa Malaka, Dusun Senjajak, Melaka, Dusun Pawang Karya, Dusun Dengan Timur.
"Pembangunan sekolah darurat merupakan bentuk perhatian dan konsistensi perseroan dalam mendukung dunia pendidikan. Dengan adanya sekolah darurat, kami harapkan dapat menghadirkan pengalaman suasana balajar mengajar yang lebih aman, nyaman, dan anak-anak korban gempa tetap mendapat fasilitas pendidikan," kata Feonaldi.
Sementara itu, koordinator social partnership Dompet Dhuafa, Muhammad Riandy, mengatakan, sebagai penyalur dan pelaksana program, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Avian Brands yang telah memberi perhatian dan dukungannya untuk membangun kembali Lombok.
"Kami berharap, pelaksanaan pembangunan akan berjalan lancar dan segera dapat digunakan seluruhnya untuk korban gempa," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




