Ketua DPRD DKI Dapat Lantai Khusus di Gedung Baru

Kamis, 31 Mei 2012 | 16:01 WIB
LM
B
Gedung DPRD DKI Jakarta
Gedung DPRD DKI Jakarta (dprdjakarta.blogspot.com)
"Kami mempertanyakan perbedaan yang sangat tajam ini dengan ruangan kantor baru kami. Terus terang, saya dan teman-teman di Komisi D sangat kaget dengan adanya perbedaan tersebut. Kami menemukan fakta, lantai 10 dikhususkan untuk ketua Dewan saja."

Pembangunan gedung kantor baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang sudah mendekati tahap akhir, menguakkan pertanyaan dibenak para anggota dewan. Mereka mempertanyakan mengapa lantai 10 hanya diperuntukkan sebagai ruang kerja Ketua DPRD DKI.

Sedangkan ruang kerja empat wakil ketua dewan berada di satu lantai di bawahnya, yaitu di lantai 9. Sementara ruang kerja delapan fraksi di DPRD DKI, masing-masing mendapatkan satu lantai.

Anggota Komisi D DPRD DKI, Boy Bernardi Ali Sadikin, membenarkan kantor baru Ketua DPRD DKI sangat luas dan lebih mewah, dibandingkan untuk wakil ketua dewan dan 8 fraksi partai di DPRD DKI.

"Kami mempertanyakan perbedaan yang sangat tajam ini dengan ruangan kantor baru kami. Terus terang, saya dan teman-teman di Komisi D sangat kaget dengan adanya perbedaan tersebut. Kami menemukan fakta, lantai 10 dikhususkan untuk ketua Dewan saja," kata Boy di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (31/5).

Anggota dewan menilai penyediaan ruangan khusus satu lantai untuk satu orang ketua terlalu luas, apalagi hanya untuk ruang kerja saja. Meski, di lantai tersebut sudah dilakukan penyekatan, seperti ada ruang sekretariat, ruang rapat kecil, ruang tamu dan ruang salat. Namun, semuanya diperuntukkan untuk seorang ketua dewan.

"Ini kan aneh. Tidak terjadi efisiensi ruangan. Terlalu luas satu lantai hanya untuk digunakan sebagai ruang kerja satu orang. Terlebih lagi kalau melihat interiornya. Sangat berbeda sekali dengan ruang kerja fraksi partai dan wakil ketua dewan," kata Boy.

Perbedaan tajam interiornya, ungkap anak mantan gubernur Ali Sadikin, antara lain pemasangan karpet yang khusus diimpor dari luar negeri. Sedangkan ruang fraksi dari lantai 1 hingga 8 hanya memakai karpet biasa saja. Belum lagi disain interior mewah lainnya yang khusus didisain untuk ketua dewan.

"Terkesan seluruh disain interior itu mengikuti keinginan ketua dewan. Kami sudah berupaya meminta klarifikasi dengan Ketua Dewan terhadap kemewahan ruang kerjanya ini. Tapi omongan kami tidak dianggap olehnya. Kami tidak iri, tapi hanya ingin mempertanyakan kenapa dia memilih itu," cetus Boy.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan, belum bisa diminta konfirmasinya. Ketika ditemui di ruangannya, stafnya mengatakan Sofyan tidak berada diruangan. Pun ketika dihubungi, kedua telepon selular Sofyan mati.

Seperti yang diketahui, Pemprov DKI melakukan pembangunan gedung baru DPRD DKI yang akan digunakan tahun ini. 2012. Gedung itu dibangun setinggi 22 lantai ditambah area parkir basement sebanyak 3 lantai. Pembangunan gedung DPRD DKI, pemprov menganggarkan dana sebesar Rp500 miliar yang dikucurkan secara multiyears atau tiga tahun, yaitu 2010-2013.

Luas lahan gedung baru DPRD sebesar 5.984 meter persegi. Luas bangunan sebesar 5.000 meter persegi, serta memiliki basement tiga lantai dengan kapasitas parkir sebanyak 186 kendaraan. Sedangkan luas gedung DPRD DKI yang baru dari lantai 1 sampai 11 sebesar 15.604 meter persegi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon