Kerja Cepat Polisi Patahkan Spekulasi Insiden Peluru Nyasar Serangan Teroris

Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:37 WIB
BM
WP
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: WBP
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, menghadiri kegiatan rekonstruksi atau reka ulang kasus peluru nyasar, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Oktober 2018.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, menghadiri kegiatan rekonstruksi atau reka ulang kasus peluru nyasar, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Oktober 2018. (Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati)

Jakarta-Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, kerja cepat polisi mengungkap insiden peluru nyasar di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, mematahkan berbagai spekulasi dan isu jika DPR mendapat serangan teroris.

"DPR mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, karena luar biasa dalam hitungan beberapa jam bisa diungkap dari mana peluru itu berasal dan tersangka bisa diamankan beserta barang bukti," ujar Bambang, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (19/10).

Dikatakan, kerja cepat polisi itu mematahkan berbagai spekulasi dan isu apakah peluru nyasar tersebut merupakan serangan teroris. "Sekali lagi saya mengimbau awak media tidak ada gerakan-gerakan yang meneror DPR. Ini adalah kegitan olahraga yang nyasar ke DPR. Jangan memperkeruh keadaan menjelang pesta politik 2019," kata dia.

Dia memastikan negara dalam kondisi aman. "Kita percayakan kepada pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk menjaga keamanan," ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah melihat bagaimana cara menembak tersangka IAW dan MRY dalam kegiatan rekonstruksi, kecil kemungkinan peristiwa itu disengaja.

"Kami tidak bisa mengingatkan orang-orang yang menggoreng isu ini untuk membuat suasana gaduh, tapi rekonstruksi hari ini membuktikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon