KPU Tegaskan Belum Ada Wacana Debat di Kampus
Senin, 22 Oktober 2018 | 15:47 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada wacana debat pasangan calon presiden dan wakil presiden di kampus. Sebagai salah satu bentuk kampanye, debat publik capres-cawapres diselenggarakan oleh KPU lima kali.
"Enggak ada di kampus. Sampai saat ini belum ada wacana debat kandidat di kampus," ujar Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (22/10).
Ilham mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum pernah membahas bahwa salah satu debat publik yang diadakan KPU, akan diselenggarakan di kampus. Jika ada kampus yang menawarkan diri menjadi tempat debat, kata dia, pihaknya akan mempertimbangkan.
"Nanti kita pertimbangkan. Kita lihat lah bagaimana kemungkinan-kemungkinannya," tandas dia.
Ilham tidak mempermasalahkan jika ada pihak kampus mengadakan debat atau diskusi yang menghadirkan dua pasangan calon. Yang terpenting, kata dia, debat atau diskusinya dalam tataran akademik, bukan dalam konteks kampanye.
"Nah itu (debat) enggak masalah kalau sifatnya akademik, kalau misalnya menanyakan soal ekonomi, begitu kan. Nanti biar orang saja yang kemudian memutuskan apakah kemudian dia akan memilih siapa, bukan ajakan, tetapi ini soal-soal akademik," ungkap dia.
Kampus, kata Ilham boleh mempertanyakan visi-misi dan program pasangan capres-cawapres baik terkait soal ekonomi, politik, sosial, dan bidang lainnya. Namun, kata dia, jika ada diskusi atau debat di kampus, paslon tidak boleh melakukan ajakan untuk memilih dirinya.
"Masa kita membatasi orang untuk kemudian enggak boleh ke sini karena kamu calon presiden kalau soal akademik. Misalnya Pak Uno punya pengalaman jadi pengusaha, Pak Ma'ruf adalah ulama yang disegani di mana-mana, dibawa ke kampus untuk ceramah masa nggak boleh. Tinggal bagaimana mengatur atau membatasi dia tidak boleh berkampanye untuk memilih dia," pungkas dia.
Wacana debat di kampus kembali mengemuka ketika Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengusulkan debat publik capres-cawapres diselenggarakan di kampus, dibandingkan dilakukan di hotel. Sementara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin menyerahkan teknis penyelenggaraan debat publik capres-cawapres.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




