CCI Kenalkan Inovasi Teknologi Tekstil di JFW 2018
Kamis, 25 Oktober 2018 | 22:40 WIB
Jakarta - Cotton Council International (CCI), asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat (AS) dan produk kapas manufaktur di seluruh dunia dengan merek dagang Cotton USA, kembali menampilkan inovasi teknologi tekstil terbaru kepada ratusan pelaku usaha tekstil, dalam acara Jakarta Fashion Week (JFW) 2018, di The Hall Senayan City, Jakarta, Kamis (25/10).
"Ini adalah inisiatif Cotton USA yang bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan kapas Amerika dan inovasi teknologi terbaru yang diusung, demi meningkatkan kualitas produksi beragam produk tekstil," kata Ivana Noor, Assistant Program Representative of CCI.
Dalam kesempatan ini, kata Ivana, pihaknya memperkenalkan inovasi teknologi terbaru yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas produksi tekstil.
"Saat ini, penggunaan inovasi teknologi terbaru yang diatur dan dilakukan oleh CCI bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis produk tekstil berbahan kapas AS, dari bahan pakaian, tekstil untuk perabotan, dan tekstil untuk kebutuhan rumah tangga," jelasnya.
Ivana menambahkan, Cotton USA selalu berkomitmen untuk mendampingi para pelaku industri manufaktur dalam memahami penggunaan teknologi terbaru, untuk membawakan peluang baru dan manfaat untuk industri tekstil Indonesia. "Dengan komitmen ini, kami meyakini kapas AS selalu menjadi produk terpercaya di dunia," tandasnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Argo Pantes, Deepak Anand, menyatakan, penggunaan kapas Amerika memang jauh lebih unggul dari segi kualitas jika dibandingkan kapas negara-negara lain.
"Kendati lebih tinggi dari segi harga, namun hal tersebut dirasa sangat setara dengan hasil serta kualitas dari produk yang dihasilkan," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




