Antre Paspor Online Wujud Gerakan Indonesia Tertib

Senin, 29 Oktober 2018 | 22:41 WIB
AB
AB
Penulis: Anselmus Bata | Editor: AB
Wiranto.
Wiranto. (Istimewa)

Manado - Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemko Polhukam) sebagai pelaksana Gerakan Indonesia Tertib menyelenggarakan rembuk nasional bertema "Membangun Kesadaran dan Perilaku Masyarakat untuk Menjadi Agen Perubahan dalam Mewujudkan Indonesia Tertib serta Patuh Hukum" di Hotel Novotel, Manado Sulawesi Utara, Sabtu (27/10). Acara ini dibuka secara resmi oleh Menko Polhukam Wiranto dan merupakan rangkaian acara dalam Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental yang diselenggarakan pada 26 hingga 28 Oktober 2018.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi disebutkan acara rembuk nasional juga menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang mendapatkan penghargaan dari menko polhukam atas kontribusinya dalam mengimplementasikan Gerakan Indonesia Tertib. Salah satu penerima penghargaan ini adalah Alexander Wongkar dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus bentuk tanggung jawab kepada kami untuk melaksanakan dan mewujudkan Indonesia tertib di bidang pelayanan gereja di tengah jemaat khususnya di Provinsi Sulawesi Utara" jelas Alexander.

Menurutnya, Gerakan Indonesia Tertib memiliki peran yang strategis untuk semakin menguatkan eksistensi Indonesia di dalam persaingan global dan ketertiban merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia.

"Di tengah-tengah persaingan antarbangsa, Gerakan Indonesia Tertib membuat Indonesia terus hadir dalam pergaulan berbangsa dan menjadi barometer perwujudan ketertiban," katanya.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing narasumber, yaitu Direktur Jenderal Imigrasi Kemkumham Ronny F Sompie, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Chryshnanda Dwilaksana, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB Diah Natalia, Direktur Prasarana Hubungan Darat Kemhub, Chandra Irawan dan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Leny Nurhayati Rosalin.

Menurut Ronny F Sompie, pihaknya terus melakukan inovasi sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para pemohon paspor. Hal ini diwujudkan dengan antrean pembuatan paspor secara online.

"Kami tidak ingin para pemohon antre cukup lama di setiap Kantor Imigrasi ketika ingin membuat paspor. Dengan adanya antrean paspor online berbasis aplikasi ini, setiap pemohon tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi untuk membuat paspor, tetapi hanya cukup registrasi melalui aplikasi, sehingga mereka mengetahui secara tepat jadwal pembuatan paspor," jelas Ronny.

Antrean pembuatan paspor secara online berbasis aplikasi yang sudah dilakukan Ditjen Keimigrasian merupakan bentuk terobosan dan langkah nyata dari Gerakan Indonesia Tertib. Dengan adanya antrean secara online, maka Ditjen Imigrasi dapat menjauhkan para pemohon paspor dari calo-calo yang sering kali terlihat di kantor layanan Imigrasi.

"Antrean paspor online berbasis aplikasi ini merupakan bentuk inovasi dan implementasi dari Gerakan Indonesia Tertib dan hingga saat ini sudah berhasil menjauhkan calo-calo dari para pemohon paspor sehingga proses ini menjadi tertib, cepat, dan transparan" jelas Ronny.

Implementasi Gerakan Indonesia Tertib juga dilakukan Kemdagri melalui rekam cetak KTP elektronik. Zudan Arif Fakhrulloh menyebutkan sebanyak 187,5 juta penduduk Indonesia atau sekitar 97 persen telah memiliki KTP elektronik.

"Capaian ini merupakan aksi nyata dari implementasi Gerakan Indonesia Tertib yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia dan juga merupakan cerminan dari tertib administrasi kependudukan karena dengan adanya KTP elektronik, maka kita secara bertahap dapat mengurangi adanya penduduk dengan identitas ganda," katanya.

Menurut Zudan, pihaknya akan terus mendorong sekitar 3 persen masyarakat yang belum ber-KTP elektronik. "Harapan saya masyarakat segera melengkapi dokumen kependudukannya, terutama KTP elektronik dengan mendatangi kantor Dinas Dukcapil. Kesadaran masyarakat inilah merupakan upaya penting untuk mewujudkan Gerakan Indonesia Tertib," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon