Dukung Pembersihan Parlemen dari Koruptor
Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:08 WIB
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin memangkas anggaran DPR jika berhasil duduk di Parlemen nanti. Peneliti Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Almas Sjafrina menyambut baik niat positif tersebut. Sebab, DPR merupakan lembaga yang masih memiliki rapor merah di masyarakat.
"Tentu niat bersih bersih merupakan agenda yang bagus. Seharusnya memang jadi agenda seluruh parpol, mengingat masih ada catatan merah terkait DPR saat ini. Misal anggota DPR terlibat korupsi, penempatan jabatan strategis di DPR dalam rangka memuluskan proyek tertentu," kata Almas, Senin (29/10).
Meski demikian, Almas menuturkan, gebrakan 'bersih bersih' tersebut akan sulit direalisasikan jika hanya menjadi agenda satu partai politik yakni PSI. "Harus dijadikan agenda bersama," katanya.
Kemudian, pemotongan anggaran tersebut juga perlu dilihat dimana masalahnya. Apakah soal besaran anggaran, penggunaan, atau pelaporannya. Namun, Jika memang besaran anggaran ternyata melebihi kebutuhan, kata Almas, memang perlu dipangkas.
"Tapi kalau soal penggunaan dan pelaporan, mungkin sebaiknya yang diperbaiki adalah masalah tata kelola dan sistem pelaporannya," imbuh Almas.
Lebih lanjut, PSI juga perlu mengkaji terlebih dahulu soal pemangkasan tersebut. Supaya kebijakan yang diambil tepat sasaran. "Prinsipnya, semangat bersih bersihnya harus diapresiasi," katanya.
Sementara, Koordinator ICW Donal Fariz juga melihat positif tawaran 'bersih bersih' yang ingin dilakukan PSI.
"Yang ditawarkan itu kan konsep konsep bersih internal DPR, setiap konsep yang positif tentu bisa diapresiasi," katanya saat dihubungi, Minggu (28/10).
Walau masih sebatas rencana, Donal minta partai besutan Grace Natalie tersebut fokus bekerja supaya lolos parliamentary threshold dan bisa duduk di DPR pada Pemilu 2019.
"Itu kan planning. Yang utama itu sekarang PSI fokus ke upaya lolos parliamentary threshold," katanya.
Sebelumnya, PSI akan melakukan gebrakan jika bisa memenangkan Pemilu 2019 dan duduk di kursi DPR. Partai yang dipimpin Grace Natalie ini akan melakukan bersih-bersih anggaran DPR yang berlebihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




