Buntut Kisruh Lantai Khusus Ketua, DPRD DKI Terbelah
Senin, 4 Juni 2012 | 19:48 WIB
Lantai 10 bukan hanya untuk ruang kerja Ferrial Sofyan, melainkan dipergunakan juga sebagai ruang multifungsi.
Kisruh penyediaan lantai khusus hanya untuk Ketua DPRD DKI di gedung baru, Ferrial Sofyan masih terus berlanjut. Anggota dewan terpecah menjadi dua kubu, yakni yang mendukung dan yang tidak mendukung penyediaan lantai 10 sebagai ruang kerja Ketua Dewan.
Kali ini, Ketua Komisi D DPRD DKI, Berlin Hutajulu menegaskan lantai 10 bukan hanya untuk ruang kerja Ferrial Sofyan, melainkan dipergunakan juga sebagai ruang multifungsi.
“Memang lantai 10 itu untuk ketua dewan, tetapi tidak seluruhnya digunakan untuk ruang kerjanya, melainkan hanya seperempatnya saja. Lagipula tidak ada permintaan khusus dari ketua dewan untuk memiliki lantai sendiri. Itu isu yang tidak benar,” kata Berlin Hutajulu di DPRD DKI, Jakarta, hari ini.
Berlin menerangkan sudah sewajarnya ruang kerja Ketua DPRD DKI membutuhkan ruang yang lebih besar daripada ruang kerja yang sekarang. Mengingat intensitas waktunya lebih banyak menerima kunjungan dari berbagai pihak, rapat khusus dengan pimpinan DPRD serta pihak eksekutif membutuhkan ruang rapat yang lebih memadai.
Selain itu, ruang kerja yang lebih besar itu juga untuk menampung tujuh staf khusus ketua yang membutuhkan ruang kerja yang berdekatan dengan ruang kerja ketua.
“Namun bukan berarti seluruh lantai 10 hanya untuk kepentingan dewan. Melainkan ruang multifungsi di lantai 3 akan dipindahkan ke lantai 10. Ruangan multifungsi berguna untuk menerima tamu dalam jumlah besar. Seperti anggota DPRD dari daerah lain atau ada jamuan makan malam,” jelasnya.
Kemudian, bekas ruang multifungsi di lantai 3, akan dialihkan menjadi ruang kerja anggota dewan. Sebab rencananya, masing-masing anggota dewan akan memiliki ruang kerja sendiri. Dengan adanya ruang kerja sendiri, diharapkan kinerja anggota dewan dalam memperhatikan aspirasi dan kesejahteraan rakyat Jakarta semakin baik.
“Terus saya tegaskan ya, isu penyediaan ruang kerja ketua dewan yang cukup luas karena Partai Demokrat itu tidak benar. Karena ruang ketua dewan itu diperuntukkan juga untuk ketua dewan selanjutnya, apa pun partai politik yang menaunginya. Jadi bukan buat Partai Demokrat saja,” papar Berlin.
Kisruh penyediaan lantai khusus hanya untuk Ketua DPRD DKI di gedung baru, Ferrial Sofyan masih terus berlanjut. Anggota dewan terpecah menjadi dua kubu, yakni yang mendukung dan yang tidak mendukung penyediaan lantai 10 sebagai ruang kerja Ketua Dewan.
Kali ini, Ketua Komisi D DPRD DKI, Berlin Hutajulu menegaskan lantai 10 bukan hanya untuk ruang kerja Ferrial Sofyan, melainkan dipergunakan juga sebagai ruang multifungsi.
“Memang lantai 10 itu untuk ketua dewan, tetapi tidak seluruhnya digunakan untuk ruang kerjanya, melainkan hanya seperempatnya saja. Lagipula tidak ada permintaan khusus dari ketua dewan untuk memiliki lantai sendiri. Itu isu yang tidak benar,” kata Berlin Hutajulu di DPRD DKI, Jakarta, hari ini.
Berlin menerangkan sudah sewajarnya ruang kerja Ketua DPRD DKI membutuhkan ruang yang lebih besar daripada ruang kerja yang sekarang. Mengingat intensitas waktunya lebih banyak menerima kunjungan dari berbagai pihak, rapat khusus dengan pimpinan DPRD serta pihak eksekutif membutuhkan ruang rapat yang lebih memadai.
Selain itu, ruang kerja yang lebih besar itu juga untuk menampung tujuh staf khusus ketua yang membutuhkan ruang kerja yang berdekatan dengan ruang kerja ketua.
“Namun bukan berarti seluruh lantai 10 hanya untuk kepentingan dewan. Melainkan ruang multifungsi di lantai 3 akan dipindahkan ke lantai 10. Ruangan multifungsi berguna untuk menerima tamu dalam jumlah besar. Seperti anggota DPRD dari daerah lain atau ada jamuan makan malam,” jelasnya.
Kemudian, bekas ruang multifungsi di lantai 3, akan dialihkan menjadi ruang kerja anggota dewan. Sebab rencananya, masing-masing anggota dewan akan memiliki ruang kerja sendiri. Dengan adanya ruang kerja sendiri, diharapkan kinerja anggota dewan dalam memperhatikan aspirasi dan kesejahteraan rakyat Jakarta semakin baik.
“Terus saya tegaskan ya, isu penyediaan ruang kerja ketua dewan yang cukup luas karena Partai Demokrat itu tidak benar. Karena ruang ketua dewan itu diperuntukkan juga untuk ketua dewan selanjutnya, apa pun partai politik yang menaunginya. Jadi bukan buat Partai Demokrat saja,” papar Berlin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




