Akhir Tahun, Polri Fokus Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Kamis, 8 November 2018 | 16:42 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya mulai mengarahkan perhatian pada pengamanan natal dan tahun baru. Kendati begitu beberapa kasus jelang tahun politik juga tak luput dari penanganan. Kasus bendera di Garut dan tampang Boyolali misalnya.
"Beberapa kejadian yang sensitif jika tak ditangani dengan baik mulai peristiwa di Garut dan Boyolali (bisa berbahaya) dan sensitif secara politis karena ini masa kontestasi politis," kata Tito di Mabes Polri Kamis (8/11).
Oleh karena itu Polri perlu mempertahankan situasi yang relatif kondusif - dalam rangka menjelang akhir tahun - sekaligus dalam masa kampanye. Jangan sampai terbelah dan terjadi konflik.
"Langkah utama kita, selain mengambil posisi netral, kita jaga betul, deklarasi damai terus digulirkan, sambil kita mengamati fenomena sosial agar semua dapat terkendali. Baik dengan cara soft maupun penegakan hukum," urainya.
Berikutnya, masih kata Tito, selain masa kampanye, adalah pengamanan natal dan tahun baru. Jajaran intel, Brimob, dan Baharkam tengah mempersiapkan operasi lilin.
Di tengah kekosongan dari pengamanan even-even besar itu,Tito tak lupa meminta Polri menggenjot prestasi. Mulai penanganan narkoba, terorisme, dan kejahatan konvensional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




