Inilah Bintang Tua di Euro 2012

Selasa, 5 Juni 2012 | 12:56 WIB
YA
B
Penulis: Yusuf Abdillah | Editor: B1
Mark van Bommel (Belanda).
Mark van Bommel (Belanda). (EPA)
Di ranah klub, Van Bommel sudah meraih hampir seluruh trofi yang tersedia, termasuk juara Liga Champions.

Bagi tiap pemain, bisa tampil pada turnamen sebesar Euro merupakan sebuah impian. Mereka pun berusaha keras untuk mencuri hati pelatih agar diboyong ke dalam skuat. Sepanjang sejarah, Euro selalu memunculkan bintang muda yang mampu mencuri perhatian.

Namun, pada saat bersamaan, beberapa pemain veteran juga siap memancarkan sinarnya. Pada Euro 2012, beberapa bintang tua juga siap beraksi. Berikut di antaranya.  

Andriy Shevchenko (Ukraina)
Di kancah sepak bola Eropa, Andriy Shevchenko merupakan salah satu penjebol gawang lawan paling berbahaya. Kiprahnya bersama AC Milan menjadikannya sebagai salah satu ujung tombak tersubur Eropa.

Kini di tanah kelahirannya, Shenchenko yang berusia 35 tahun, akan melakoni kiprah terakhirnya membela negara di turnamen internasional. Pemain yang akrab disapa Sheva itu sudah tampil 107 kali membela Ukraina.

Mark van Bommel (Belanda)
Dua tahun lalu, Mark van Bommel menjadi bagian dalam tim yang ditaklukan Spanyol di Piala Dunia. Kini, pada kesempatan terakhirnya, gelandang lugas berusia 35 tahun itu berharap bisa membalas kegagalan tersebut.

Pemain yang akan kembali membela PSV Eindhoven musim medatang itu berambisi menyumbang gelar setelah 12 tahun membela "Tim Oranje". Di ranah klub, Van Bommel sudah meraih hampir seluruh trofi yang tersedia, termasuk juara Liga Champions saat bersama Barcelona pada 2005/06.  

Gianluigi Buffon (Italia)
Tidak ada yang meragukan kemampuan Gianluigi Buffon di bawah mistar gawang. Kiper berusia 34 ini baru saja membuat Juventus kembali meraih Scudetto. Menjabat kapten tim Italia, Buffon tentu berharap bisa mengangkat trofi Henry Delaunay. Seperti yang dilakukannya pada Piala Dinia 2006.

Bagi Italia, pemain yang sudah 114 kali berkostum Italia itu merupakan pemimpin yang diharap bisa membimbing pemain yang kebanyakan tidak memiliki pengalaman sepertinya. Hanya Buffon, Giorgio Chiellini, Daniel De Rossi, dan Andrea Pirlo yang sudah lebih dari 50 kali membela Italia.


Giorgos Karagounis (Yunani)
Karagounis merupakan pilar saat Yunani mengguncang dunia dengan menjuarai Euro 2004. Kala itu, Yunani mampu lolos dari grup yang dihuni tuan rumah Portugal, Spanyol, dan Prancis. Kemudian di partai puncak, Yunani mematahkan asa tuan rumah.

Kini, pemain berusia 35 tahun dan sudah 117 kali membela Yunani itu menanggung beban lebih berat, terkait dengan kondisi perekonomian negaranya. Namun, jika melihat lawan di grup, Polandia, Rssia, dan Republik Ceko, Yunani sebenarnya masih berpeluang, paling tidak lolos ke putaran selanjutnya.

Pemain Tertua per Tim
Jerman - M Klose 33 tahun
Polandia - M Wasilewski 31
Inggris - R Green 32
Denmark - D Rommedahl 33
Prancis - A Reveillere 32
Spanyol - Xavi 32
Kroasia - J Simunic 34
Portugal - R Costa 31
Belanda - M van Bommel 35
Yunani - K Chalkias 38
Rep Ceko - J Drobny 32
Ukraina - O Horyainov
Italia - M de Sanctis 35
Swedia - A Svensson 35
Rusia - R Sharonov 35
Rep Irlandia S Given 36

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon