Pesepeda Night Ride Juga Pahlawan Lingkungan Jakarta

Sabtu, 10 November 2018 | 11:44 WIB
CF
BW
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: BW
Anggota komunitas pesepeda di Jakarta Internasional Velodrome mengikuti kegiatan Jakarta Night Ride, Jumat (9/11/2018) malam.
Anggota komunitas pesepeda di Jakarta Internasional Velodrome mengikuti kegiatan Jakarta Night Ride, Jumat (9/11/2018) malam. (Suara Pembaruan)

Jakarta- Momen Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November, selain mengenang jasa pahlawan, juga menginspirasi untuk menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan lingkungannya.

Salah satunya, bagi ratusan pesepeda Jakarta Night Ride yang setiap Jumat malam di Jakarta Internasional Velodrome (JIV) mengkampanyekan dan memberikan teladan peduli lingkungan dan kampanye hidup sehat.

Program Director Ecotransport Indonesia, Hendro Talenta menyebutkan, para pengendara sepeda sebenarnya sudah menjadi pahlawan bagi lingkungan dengan mengurangi emisi.

"Pahlawan selama ini yang kita kenal sudah gugur dan berjasa bagi bangsa. Namun, sekarang tinggal kita melanjutkan menjadi pahlawan pada era kekinian, yakni mereka yang berani ambil peran terhadap lingkungan," ujar Hendro, Jumat (9/11) malam di area JIV.

Ia menyebutkan, kini tinggal bagaimana agar para pesepeda bisa disiplin tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok, disiplin berlalu lintas dan menjadi teladan bagi pengguna jalan lainnya.

"Para pesepeda perlu memiliki semangat kedisplinan dimulai dari latihan konsisten terus menerus. Impian kita agar Jakarta bisa menjadi kota yang bersahabat bagi pesepeda dan mengedepankan transportasi publik yang ramah lingkungan," tambahnya.

Danang (39), pesepeda Komunitas Seltic+ (Sepeda Lipat Jakarta Timur) menyebutkan, untuk menjadi pahlawan dan teladan di jalan memang sulit, tetapi bisa diterapkan jika ada tekad yang kuat dan tulus.

"Di kota Bandung saja komunitas sepedanya bisa tertib dalam waktu 12 minggu atau tiga bulan. Harapannya kita juga bisa mengikuti hal serupa dengan waktu tidak jauh berbeda," kata Danang.

Sugeng (53) Komunitas Safe Bike Work Indonesia menyebutkan, dirinya berupaya berkontribusi menjaga lingkungan dengan selalu membawa botol minum (tumbler) untuk mengurangi sampah air mineral kemasan.

"Mungkin ke depan Jakarta Night Ride ini bisa mengambil titik keberangkatan berganti-ganti di setiap wilayah Jakarta sehingga tidak selalu dimulai di Monas," ucap Sugeng.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon