Studi: Lelaki “Macho” Lebih Kooperatif

Selasa, 5 Juni 2012 | 14:25 WIB
LU
B
Penulis: LiveScience/ Dewi Ria Utari | Editor: B1
Chris Hemsworth, salah satu contoh aktor berwajah maskulin.
Chris Hemsworth, salah satu contoh aktor berwajah maskulin. (scottfeinberg)
Lelaki yang berwajah lebar, jantan, dan kasar, ternyata tidak agresif dan bisa diajak kerja sama.

Pada kenyataannya, lelaki dengan wajah lebar cenderung lebih bersedia berkorban untuk timnya, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Psychological Science. Temuan ini memperlihatkan bahwa kesan pertama terhadap lelaki macho yang biasa dimiliki kebanyakan orang, bahwa mereka tidak mau diajak kerja sama, dingin, dan tidak jujur, ternyata tidak akurat.

“Lelaki dengan wajah lebar biasanya digambarkan jahat sekali,” ujar peneliti temuan ini, Michael Stirrat dari Universitas St. Andrews di Inggris.

Paparan level testosteron tinggi di rahim kemungkinan melimpahi lelaki dengan lebih banyak wajah “maskulin” yang termanifeskan dalam garis rahang yang menonjol dan mata kecil. Perbedaan ini menjadi tampak pada saat puber, ketika level testosteron naik pada remaja lelaki dan wajah mereka mulai dewasa. Karena testosteron berhubungan dengan agresi, beberapa riset menghubungkan wajah yang lebar dengan jenis lelaki yang selalu mencari pertengkaran.

Stirrat dan koleganya, David Perrett menduga kisah ini tak sesederhana itu. Mereka memberi pelajar di Universitas St. Andrews uang untuk memainkan grup permainan yang yang diberi pilihan apakah melepaskan pemain lainnya atau mengorbankan uang mereka demi keseluruhan kelompok.

Setengah pelajar diberitahu bahwa kemenangan mereka akan dibandingkan dengan kemenangan kelompok St. Andrews lainnya. Yang lainnya diberitahu bahwa kemenangan mereka akan dibandingkan dengan kemenangan kelompok dari Universitas Edinburgh, rival sekolah tersebut.

Wajah lelaki yang lebih besar cenderung lebih bekerja sama dengan kelompoknya ketika ia diberitahu akan dibandingkan dengan lelaki lain dari sekolahnya. Namun ketika diberi rival dari luar, lelaki macho berwajah lebar jadi lebih kompetitif. Mereka menjadi lebih bersedia mengorbankan uang mereka demi kepentingan kelompok.

Temuan ini mengungkapkan bahwa sifat maskulin ini bisa muncul baik secara pro-sosial atau anti-sosial. Dalam kata lain, lelaki maskulin bisa lebih agresif secara umum, namun karakteristik jantan mereka menjadi menghangat dalam sejumlah situasi, seperti ketika mereka perlu untuk mendukung tim asal mereka.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon