BPK Janji Secepatnya Selesaikan Audit Hambalang
Selasa, 5 Juni 2012 | 23:22 WIB
Auditor masih membutuhkan beberapa data tambahan.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan segera menyelesaikan proses audit proyek Hambalang yang saat ini ditunggu DPR.
Hal itu disampaikan oleh Anggota BPK, Sapto Amal Damandari, kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (5/6) malam.
Sebelumnya, pada 29 Mei lalu, BPK sudah mengumumkan bahwa pihaknya memperpanjang waktu untuk mengerjakan audit investigatif Proyek Hambalang yang menghabiskan dana negara sebesar Rp1,2 triliun itu.
Menurut Sapto, pihaknya belum bisa memberi gambaran detil soal temuan-temuan audit karena auditor masih membutuhkan beberapa data tambahan.
"Mudah-mudahan semua proses audit investigatif bisa selesai dalam masa perpanjangan itu," kata Sapto.
Dia membantah bila BPK sengaja meminta perpanjangan waktu audit akibat 'pesanan' pihak tertentu yang merasa akan dirugikan dengan hasil audit.
Menurutnya, perpanjangan adalah murni disebabkan perlunya waktu tambahan untuk mencari sejumlah data yang dibutuhkan untuk kepentingan analisa dan audit.
"Kami tak pernah dapat laporan, tak ada auditor yang merasa dihambat dalam melakukan audit," tutur Sapto.
Dia menjamin bahwa BPK akan segera menyerahkan hasil audit investigatif Hambalang ke DPR begitu selesai dikerjakan para auditor.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sedang mengusut proyek di atas lahan seluas 32 hektar tersebut karena adanya indikasi korupsi.
Kecurigaan semakin menguat setelah tanah di tiga titik bangunan amblas beberapa waktu lalu. Saat ini proyek tersebut telah dihentikan sementara.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan segera menyelesaikan proses audit proyek Hambalang yang saat ini ditunggu DPR.
Hal itu disampaikan oleh Anggota BPK, Sapto Amal Damandari, kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (5/6) malam.
Sebelumnya, pada 29 Mei lalu, BPK sudah mengumumkan bahwa pihaknya memperpanjang waktu untuk mengerjakan audit investigatif Proyek Hambalang yang menghabiskan dana negara sebesar Rp1,2 triliun itu.
Menurut Sapto, pihaknya belum bisa memberi gambaran detil soal temuan-temuan audit karena auditor masih membutuhkan beberapa data tambahan.
"Mudah-mudahan semua proses audit investigatif bisa selesai dalam masa perpanjangan itu," kata Sapto.
Dia membantah bila BPK sengaja meminta perpanjangan waktu audit akibat 'pesanan' pihak tertentu yang merasa akan dirugikan dengan hasil audit.
Menurutnya, perpanjangan adalah murni disebabkan perlunya waktu tambahan untuk mencari sejumlah data yang dibutuhkan untuk kepentingan analisa dan audit.
"Kami tak pernah dapat laporan, tak ada auditor yang merasa dihambat dalam melakukan audit," tutur Sapto.
Dia menjamin bahwa BPK akan segera menyerahkan hasil audit investigatif Hambalang ke DPR begitu selesai dikerjakan para auditor.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sedang mengusut proyek di atas lahan seluas 32 hektar tersebut karena adanya indikasi korupsi.
Kecurigaan semakin menguat setelah tanah di tiga titik bangunan amblas beberapa waktu lalu. Saat ini proyek tersebut telah dihentikan sementara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




