KPU Pertimbangkan Debat Capres-Cawapres di Luar Jakarta

Selasa, 27 November 2018 | 21:56 WIB
YP
JS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: JAS
Ilustrasi Debat Capres
Ilustrasi Debat Capres (Beritasatu Photo)

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan lokasi debat calon presiden dan calon wakil presiden di luar daerah Jakarta. Pasalnya, kata Arief, Indonesia bukan hanya Jakarta, tetapi mencakup daerah lain, dari Sabang sampai Merauke.

"Mungkin debat bisa di luar Jakarta. Wilayahnya kita Indonesia. Jadi debat bisa tidak di Jakarta," kata Arief Budiman di Jakarta, Selasa (27/11).

Namun, kata Arief, di manapun lokasi debat capres-cawapres, tetap harus memperhatikan aspek kemudahan bagi siapapun, baik untuk penyelenggara pemilu, peserta pemilu dan termasuk bagi teman-teman media. Menurut dia, yang terpenting mudah, murah dan tujuannya bisa tercapai.

"Nah, kalau saya mencari tempat yang susah dijangkau kan susah juga buat semua. Jadi mudah buat semua, murah buat semua tetapi tujuannya tercapai. Kita ingin daerah itu juga punya pengetahuan bahwa memang ada pemilu dan pemilu itu penting buat kita," tandas dia.

Arief mengatakan sampai saat ini, pihaknya belum menentukan tempat di luar Jakarta yang bisa dijadikan tempat capres-cawapres. Menurut dia, bisa hanya di Jawa saja atau di Jawa dan di luar jawa.

"Belum (tentukan tempatnya). Ini kan baru rencana awal. Jadi kita perlu bicara sama teman-teman media, perlu bicara sama teman-teman peserta pemilu," pungkas dia.

KPU berencana akan menggelarkan debat publik capres-cawapres sebanyak lima kali pada tahun 2019. Saat ini sampai akhir tahun 2018, KPU sedang dan akan menggarap hal-hal teknis dalam pelaksanaan debat, seperti isu-isu yang akan menjadi topik debat, para panelis, para pakar, moderator, dan tempat debat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon