Warga Jabar Kini Bisa Nikmati Pinjaman Tanpa Bunga Via Rumah Ibadah

Rabu, 28 November 2018 | 11:07 WIB
VS
WP
Penulis: Vento Saudale | Editor: WBP
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) didampingi Direktur Utama PT Bank BJB Ahmad Irfan saat peluncuran BJB Mesra di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa 27 November 2018.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) didampingi Direktur Utama PT Bank BJB Ahmad Irfan saat peluncuran BJB Mesra di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa 27 November 2018. (Beritasatu Photo/Vento Saudale)

Bogor - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) meluncurkan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan dinamankan BJB Mesra (masyarakat ekonomi sejahtera) melalui rumah ibadah seperti masjid, atau kelenteng. Pinjaman diberikan bagi masyarakat tidak mampu yang ingin mendapatkan permodalan melalui 62.000 rumah ibadah guna menumbuhkembangkan pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM).

"Warga tidak mampu di Jawa Barat yang butuh kehidupan lebih baik, sekarang cukup datang ke masjid atau rumah ibadah sesuai agamanya. Ada pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat peluncuran BJB Mesra di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (27/11).

Penyaluran kredit tanpa agunan dan bunga bulanan ini diupayakan untuk mengurangi ketergantungan warga desa pada praktik rentenir. Ridwan berharap, BJB Mesra dapat menjadi andalan warga untuk berwirausaha."Rentenir itu solusi pelaku bisnis mikro karena mereka tidak lihat jumlah bunganya, yang penting cepat cair. Semengara bank dan pemerintah belum sampai ke situ," ungkapnya.

Ridwan mengatakan, hingga kini baru ada enam tempat ibadah, lima masjid dan satu kelenteng, di Jawa Barat yang dapat melayani BJB Mesra. Ke depan, ditargetkan sebanyak 56.000 masjid besar di Jabar ikut melancarkan program ini.

Menurutnya, dengan melibatkan tempat ibadah, bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan, tapi juga meningkatkan sisi religius warga. Dia berharap, program BJB Mesra dapat menekan angka kemiskinan di Jawa Barat hingga setengahnya yang saat ini berjumlah sekisar 3,8 juta atau 7,6 persen.

Entaskan Kemiskinan
Hingga saat ini, Bank BJB telah bernegosiasi dengan lembaga keagamaan untuk merangkul 62.000 rumah ibadah (masjid, gereja, kelenteng) sebagai penyalur dan pembina kredit Mesra. Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, perseroan menargetkan menyalurkan Rp 4 miliar hingga Desember 2018 dan Rp 1,2 triliun untuk 2019-2020. "Sasarannya untk menggerakkan ekonomi di desa, dan mengentaskan kemiskinan dengan menambah wirausahawan," ungkapnya.

Program yang telah disosialisasikan sejak Oktober 2018 ini diperuntukkan bagi yang memerlukan permodalan sampai Rp 2 juta dengan angsuran ringan, dan tanpa jaminan. Persyaratan tergolong mudah yakni KTP domisili Jabar, surat nikah bila telah menikah, surat rekomendasi pengurus rumah ibadah, mengikuti pelatihan yang diselenggarakan BJB, mempunyai buku tabungan BJB dan membentuk kelompok maksimum 10 orang.

"Masyarakat harus berkelompok 5 hingga 10 orang. Ini akan mendapatkan program pelatihan materi pengelolaan keuangan rumah tangga, rencana usaha, dan dinamika kelompok. Melalui pelatihan ini masyarakat akan dapat memahami cara mengelola keuangan secara sederhana dan mudah," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon