Lagi, Warga Sipil Papua Tewas Ditembak
Kamis, 7 Juni 2012 | 07:27 WIB
Korban, saat ini, berada di RSUD Dok II Jayapura.
Seorang warga sipil, Terius Tabuni, tewas ditembak orang tak dikenal di sekitar komplek Yapis Dok V Kodya Jayapura, Kamis (7/6), sekitar pukul 08.00 WIT.
Jenazah korban, saat ini, berada di RSUD Dok II Jayapura.
Sebelumnya, serangkaian aksi kekerasan marak terjadi di Bumi Cenderawasih itu. Sasarannya, mayoritas adalah masyarakat sipil.
Di antaranya, aksi penembakan yang menimpa Dietmar Dieter, 55, WN Jerman yang ditembak orang tak dikenal (OTK) saat berada di Pantai Base G Jayapura Papua, Selasa 29 Mei sekitar pukul 12.30 WIT.
Pelaku penembakan itu diduga menggunakan senjata laras panjang. Saat ini korban yang berada di Papua bersama istrinya, Eva Medina, 55, masih dalam perawatan intensif.
Hanya berselang beberapa jam, aksi penembakan juga menimpa seorang guru SD Inpres Dondobaga, Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua. Korban yang bernama Anthon Arung Tandila, 36, ditembak OTK di rumahnya, sekitar pukul 19.30 WIT.
Anthon pun tewas akibat luka tembak di bagian pipi kiri yang tembus hingga telinga belakang. Sedangkan, pelaku yang diketahui bertubuh tinggi besar itu langsung melarikan diri. Jenazah Anthon pun kemudian dibawa ke RSUD Mulia.
Penembakan terkini terjadi semalam, tepat delapan hari setelah aksi kekerasan yang ditebar pelaku terhadap Dieter dan Anthon. Akibat aksi brutal tersebut, Arwan Kusdini, seorang PNS yang bertugas Kodam XVII/Cenderawasih tewas.
Arwan ditembak di jalan alternatif antara kantor walikota tembus Kodam, Kota Jayapura, Papua, sekitar pukul 21.00 WIT. Arwan diperkirakan meninggal dalam perjalanan saat dilarikan ke RS Marthen Indey akibat luka tembak di bagian leher.
Sementara itu, sehari sebelumnya, seorang anggota TNI berpangkat Pratu ditembak di bagian leher oleh OTK di Jl Raya Abepura-Entrop atau di depan CV Thomas. Dan pada waktu yang nyaris bersamaan dua warga sipil juga dikabarkan ditembak OTK di sekitar Jl Sam Ratulangi, pusat Kota Jayapura.
Seorang warga sipil, Terius Tabuni, tewas ditembak orang tak dikenal di sekitar komplek Yapis Dok V Kodya Jayapura, Kamis (7/6), sekitar pukul 08.00 WIT.
Jenazah korban, saat ini, berada di RSUD Dok II Jayapura.
Sebelumnya, serangkaian aksi kekerasan marak terjadi di Bumi Cenderawasih itu. Sasarannya, mayoritas adalah masyarakat sipil.
Di antaranya, aksi penembakan yang menimpa Dietmar Dieter, 55, WN Jerman yang ditembak orang tak dikenal (OTK) saat berada di Pantai Base G Jayapura Papua, Selasa 29 Mei sekitar pukul 12.30 WIT.
Pelaku penembakan itu diduga menggunakan senjata laras panjang. Saat ini korban yang berada di Papua bersama istrinya, Eva Medina, 55, masih dalam perawatan intensif.
Hanya berselang beberapa jam, aksi penembakan juga menimpa seorang guru SD Inpres Dondobaga, Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua. Korban yang bernama Anthon Arung Tandila, 36, ditembak OTK di rumahnya, sekitar pukul 19.30 WIT.
Anthon pun tewas akibat luka tembak di bagian pipi kiri yang tembus hingga telinga belakang. Sedangkan, pelaku yang diketahui bertubuh tinggi besar itu langsung melarikan diri. Jenazah Anthon pun kemudian dibawa ke RSUD Mulia.
Penembakan terkini terjadi semalam, tepat delapan hari setelah aksi kekerasan yang ditebar pelaku terhadap Dieter dan Anthon. Akibat aksi brutal tersebut, Arwan Kusdini, seorang PNS yang bertugas Kodam XVII/Cenderawasih tewas.
Arwan ditembak di jalan alternatif antara kantor walikota tembus Kodam, Kota Jayapura, Papua, sekitar pukul 21.00 WIT. Arwan diperkirakan meninggal dalam perjalanan saat dilarikan ke RS Marthen Indey akibat luka tembak di bagian leher.
Sementara itu, sehari sebelumnya, seorang anggota TNI berpangkat Pratu ditembak di bagian leher oleh OTK di Jl Raya Abepura-Entrop atau di depan CV Thomas. Dan pada waktu yang nyaris bersamaan dua warga sipil juga dikabarkan ditembak OTK di sekitar Jl Sam Ratulangi, pusat Kota Jayapura.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




