Trump Sangat Menyukai Kim

Senin, 3 Desember 2018 | 16:26 WIB
JA
B
Penulis: Jeanny Arylien Aipassa | Editor: B1
Kim Jong-un dan Donald Trump.
Kim Jong-un dan Donald Trump. (AFP)

Seoul - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memiliki pandangan yang sangat ramah dan menyukai sosok Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Trump berjanji akan mengabulkan keinginan Kim, jika dia memenuhi komitmen untuk menghentikan program nuklir (denukrilisasi) Korut.

Pernyataan Trump tersebut, disampaikan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in. Dia mengutip hasil perbincangannya saat bertemu dengan Presiden Trump, disela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20, di Buenos Aires, Argentina, akhir pekan lalu. 

Dalam pertemuan itu, Trump meminta Moon untuk menyampaikan pesannya kepada Kim, yang direncanakan akan berkunjung ke AS awal tahun depan. 

"Presiden Trump meminta saya untuk meneruskan pesan ini kepada Kim. Dia memiliki pandangan yang sangat ramah tentang Kim Jong Un dan menyukainya. Dia berharap untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian yang tersisa (dari pertemuan Juni mereka di Singapura) dan dia berjanji akan membuat Kim mendapatkan apa yang dia inginkan," kata Moon, seperti dikutip Fox News, Minggu (2/12).

Moon mengatakan dia dan Trump setuju selama pertemuan mereka bahwa rencana perjalanan Kim ke Seoul pada bulan ini, akan memainkan "peran yang sangat positif" dalam diplomasi nuklir AS-Korea Utara. Meski demikian, Moon belum dapat memastikan kapan waktu resmi Kim berkunjung ke Korsel.

Moon, yang telah memfasilitasi serangkaian pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan Korut, termasuk pertemuan puncak Trump-Kim di Singapura pada Juni 2018, telah bertemu Kim sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini.

Setelah pertemuan ketiga mereka di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, pada bulan September, Moon mengatakan Kim setuju untuk melakukan kunjungan timbal balik ke Seoul tahun ini. Dua pertemuan sebelumnya diadakan di desa perbatasan Panmunjom.

Jika Kim, generasi penerus keturunan, mengunjungi Seoul, dia akan menjadi pemimpin Korea Utara pertama yang melakukannya sejak akhir Perang Korea 1950-53. Dua presiden Korea Selatan sebelumnya mengunjungi Pyongyang untuk bertemu dengan almarhum ayah Kim, Kim Jong Il.

Dalam perjalanan kembali dari Argentina ke AS, di dalam pesawat Air Force One, Trump mengatakan, pertemuan berikutnya dengan Kim Jong Un kemungkinan akan terjadi pada Januari atau Februari. Dia mengatakan ada tiga situs yang dipertimbangkan akan ditutup Korut, tetapi menolak menyebutkannya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon