KPK Periksa Eks Rektor Untirta Terkait Kasus Angie

Kamis, 7 Juni 2012 | 11:07 WIB
SM
B
Ketua Komisi Pemperantasan korupsi (KPK) Abraham Samad (kiri) didampingi KaBag Informasi Pemberitaan KPK Priharsa (kanan) mengumumkan tersangka baru dalam kasus suap wisma atlet, di Jakarta.  FOTO : Yudhi Mahatma/ANTARA
Ketua Komisi Pemperantasan korupsi (KPK) Abraham Samad (kiri) didampingi KaBag Informasi Pemberitaan KPK Priharsa (kanan) mengumumkan tersangka baru dalam kasus suap wisma atlet, di Jakarta. FOTO : Yudhi Mahatma/ANTARA
"Iya, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AS."

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan penerimaan hadiah terkait penganggaran di Kemenpora dan Kemendiknas dengan tersangka Angelina Sondakh (Angie).

Kamis (7/6) ini, KPK memeriksa mantan Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof. Dr.Ir Rahman Abdullah. "Iya, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AS," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Kamis (7/6).
 
Menurut pengamatan di lapangan, Rahman telah tiba di KPK pada jam 09.30 WIB, dengan menggunakan kemeja putih lengan panjang dan menenteng satu tas kecil.
 
Selain Rahman, rencananya KPK juga memeriksa Rektor Intitut Pertanian  Bogor (IPB) Prof. DR. Ir. Herry Suhardiyanto M.Sc.
 
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, penjadwalan ulang pemeriksaan Rektor IPB kemungkinan dilakukan pada hari ini juga setelah batal diperiksa, Selasa (5/6) karena tengah berada di luar negeri.
 
Seperti diketahui, Angie, dikatakan menerima hadiah terkait penganggaran proyek Wisma Atlet, Kemenpora, dan proyek pembangunan fasilitas universitas-universitas yang digarap  Kemendiknas. Setidaknya ditemukan 16 aliran dana mencurigakan ke politikus Partai Demokrat yang nilainya miliaran rupiah. Sehingga, menguatkan dugaan penerimaan hadiah.
 
Sementara itu, diketahui bahwa total nilai proyek pengadaan sarana dan  prasarana pendidikan di 16 universitas negeri tahun 2010/2011 yang  diduga dikorupsi Angie mencapai Rp600 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon