TNI-Polri Terlibat Kontak Tembak dengan KKB Selama 6 Jam

Rabu, 5 Desember 2018 | 21:32 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Aparat gabungan membawa anggota Brimob yang terluka karena tertembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, 5 Desember 2018. Hingga kini aparat gabungan masih berusaha mengatasi KKB yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.
Aparat gabungan membawa anggota Brimob yang terluka karena tertembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, 5 Desember 2018. Hingga kini aparat gabungan masih berusaha mengatasi KKB yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. (Antara/Iwan Adisaputra)

Jakarta - Tim gabungan TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua selama 6 jam di lokasi penemuan jenazah pekerja proyek Trans Papua.

Kontak tembak terjadi di Puncak Kabo, Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (5/12).

"Kontak tembak terjadi cukup lama mulai dari jam 10.00 sampai jam 16.00 sore tadi," kata Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kol. Jonatan Binsar P Sianipar melalui sambungan telepon dengan BeritaSatu, Rabu (5/12) malam.

Dalam kontak tembak tersebut, kata Binsar Sianipar, satu anggota Brimob terkena tembakan dan langsung dievakuasi.

"Ada anggota kita 1 orang yang terkena tembakan namun tidak fatal dan langsung dievakuasi ke Wamena," imbuhnya.

Tim gabungan berhasil mengusir anggota KKB yang melarikan diri ke dalam hutan. Sebelumnya, tim berhasil menemukan 15 jenazah pekerja PT Istaka Karya yang dibantai KKB Papua.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon