Polisi Sebut Kelompok Separatis Papua Barat dan Papua Berbeda
Rabu, 12 Desember 2018 | 12:00 WIB
Mankowari - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyebut kelompok separatis di Papua Barat berbeda dari Papua. Sehingga Polda Papua Barat pilih pendekatan humanis dan persuasif untuk menghadapi gerakan separatis Papua Barat. Sebab, wilayah Papua Barat berbatasan langsung dengan pusat gerakan Papua Merdeka.
Wakapolda Papua Barat Kombes Pol Tatang menyatakan, bila di Papua gerakannya bersifat radikal dengan serangan langsung, di Papua Barat gerakannya sebatas orasi. "Mereka (separatis Papua Barat) berbeda dengan di Papua. Di Papua Barat banyak berorasi sedangkan separatis di Papua banyak memiliki senjata," ujar Kombes Pol Tatang di kantornya, Manokwari, Papua Barat, Selasa (11/12).
Tatang kemudian mencontohkan perbedaan lain gerakan separatis Papua Barat dan Papua yakni saat peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) 1 Desember 2018. Saat itu orasi diperbolehkan Polisi, namun dikawal ketat agar tak melakukan kerusakan NKRI.
"Seperti contoh ada kegiatan 1 Desember 2018, mereka boleh berunjuk rasa, boleh melakukan kegiatan, tapi jangan sampai merusak tatanan NKRI, kita jaga," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




