Penyerang Nduga Punya 25 Senjata Dipimpin PU

Rabu, 12 Desember 2018 | 18:34 WIB
FA
IC
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: CAH
Barang-barang yang disita aparat gabungan TNI/Polri dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah terjadi kontak senjata di Kampung Popume Distrik Mokoni Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11) pagi hingga sore hari.
Barang-barang yang disita aparat gabungan TNI/Polri dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah terjadi kontak senjata di Kampung Popume Distrik Mokoni Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11) pagi hingga sore hari. (istimewa)

Jakarta -Tim gabungan TNI-Polri berhasil memetakan profil pelaku kriminal penyerangan di Nduga, Papua yang membantai belasan pekerja pada 1-2 Desember.

"Ada beberapa yang sangat aktif sebagai komandan lapangan dalam rangka melakukan penyerangan yang ada di wilayah Nduga," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Rabu (12/12).

Salah satu pelakunya yang menjadi komando langsung di lapangan memang adalah Egianus Kogoya. Namun polisi sudah berhasil mengidentifikasi anggota lain di atas Egianus.

"Diduga dia ikut merestui terjadinya penyerangan tersebut. Panglima tersebut atas nama PU dan di bawahnya pun ada kaki-kakinya yang juga memiliki daya operasi yang ada di Nduga tersebut," sambungnya.

Kemudian, mewakili panglima tersebut, mereka—yang merupakan bagian Organisasi Papua Merdeka— berkelompok melakukan penyerangan.

Kurang lebih jumlah komplotan mereka sekitar 50 orang dengan menggunakan sekitar 25 pucuk senjata.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon