Jokowi Minta Pasar Tradisional Diperhatikan
Rabu, 12 Desember 2018 | 20:19 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim selama empat tahun menjabat sebagai presiden, pemerintahannya telah membangun ribuan pasar tradisional di seluruh Indonesia.
"Dalam 4 tahun ini, hingga 2017 kita telah membangun 2,660 pasar di seluruh tanah air. Ditambah 2018 sekitar 1.500-an (pasar), plus pasar di desa yang telah dibangun 6.500 pasar desa. Meski kecil-kecil tapi ini sangat bermanfaat bagi ekonomi di desa," kata Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) di Hotel Arya Duta, Jakarta, Rabu (12/12).
Menurutnya, pasar-pasar tradisional harus diperhatikan karena menjadi tempat berkumpulnya produk-produk hasil usaha rakyat.
"Kenapa harus beri perhatian kepada pasar rakyat? Karena pasar ini tempat berkumpulnya hasil-hasil pertanian, nelayan, pengrajin, semuanya berkumpul di situ (pasar tradisional)," ujar Jokowi.
Pembangunan pasar ini, kata Presiden, sekaligus untuk mengubah citra pasar tradisional yang dikenal kotor.
Dia mengatakan, sudah menjadi tugas pemerintah dan swasta untuk memperbaiki dan menjaga pasar tradisional agar tetap diminati konsumennya.
"Bangun semuanya dari pasar yang becek, tidak teratur, tidak rapi, tidak ada tempat parkir, bau, menjadi pasar bersih, tertata, tidak bau. Memang konsumen menghendaki seperti itu," tutur Jokowi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




