Kubu Prabowo-Sandi Tepis Anggapan Kesulitan Pendanaan
Kamis, 20 Desember 2018 | 12:27 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi), Hinca IP Pandjaitan menepis isu pihaknya mengalami kesulitan pendanaan. Ditegaskan, kekuatan Prabowo-Sandi dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 tidak ditentukan oleh besarnya anggaran.
"Sama sekali tidak benar (pendanaan sulit). Kekuatan kami bukan ditentukan seberapa besar dananya, tetapi seberapa efisien dan efektif dana digunakan menyasar target. Lamanya masa kampanye seperti lomba maraton yang membutuhkan strategi mengulur benang di tangan agar layang-layang maksimal tinggi terbang," kata Hinca, Kamis (20/12).
Menurutnya, logistik anggaran memang dibutuhkan, misalnya untuk pembiayaan saksi saat Pilpres. "Tak ada kemenangan bisa diraih tanpa logistik yang cukup, tetapi kemenangan tak ditentukan semata mata karena logistik. Biaya saksi cukup besar, pengawasan ketat menjadi penting," ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat tersebut, tanpa menyebut jumlah total dana saksi.
Ia pun tidak mengetahui secara persis sumbangan yang diberikan kepada Prabowo-Sandi dari para pengusaha. Sebab, hal tersebut ditangani oleh bendahara BPN. Meski begitu, ia optimistis sejumlah kalangan bakal menyumbang. "Saya yakin ada banyak simpati yang datang. Ada banyak empati yang menghampiri," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




