Uskup Agung Jakarta: Jangan Peralat Agama untuk Politik
Selasa, 25 Desember 2018 | 15:43 WIB
Jakarta - Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo mengingatkan umat Kristiani Indonesia agar tidak memperalat agama untuk kepentingan politik. Pasalnya, di tahun politik, agama rawan dimanfaatkan demi kepentingan politik.
"Agama diperalat untuk kepentingan politik, itu tidak bagus yah," ujar Mgr Ignatius Suharyo dalam konferensi pers di Gereja Katedral Jakarta, Selasa (25/12).
Dia berharap pelaksanaan pemilu 2019 sebagai wujud dari demokrasi, harus hikmat, tanpa adanya instrumentalisasi agama demi kepentingan politik atau kepentingan kekuasaan. Menurut dia, demokrasi di Indonesia adalah demokrasi Pancasila yang tidak menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaaan.
"Semua orang sudah tahu, sebenarnya sebagai bangsai indonesia di dalam hati kita sudah tertanam nilai-nilai dasar Pancasila, karena itu diambil dari budaya kita sehingga sudah ada dalam batin kita, hanya seringkali dirusak oleh kepentingan-kepentingan yang tidak terpuji," ungkap dia.
Lebih lanjut, Mgr Ignatius mengimbau umat Kristiani agar tidak menyebar hoax, fitnah dan mencegah kekerasan di Pemilu Serentak 2019. Umat Kristiani, kata dia, harus menjadi bagian dari masyarakat untuk mewujudkan pemilu aman, jujur, damai dan tanpa kekerasan.
"Saya imbau agar juga tidak menyebarkan kebohongan, tidak dengan menyebarkan fitnah, tidak menggunakan kekerasan," pungkas dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




