Puspomad Bantu Penyelidikan Kasus Penembakan Lekol Dono

Rabu, 26 Desember 2018 | 17:17 WIB
VS
FH
Penulis: Vento Saudale | Editor: FER
Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto ditemui usai pemakaman Letkot Dono di Taman Makam Bahagia, Kota Bogor, Rabu (26/12).
Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto ditemui usai pemakaman Letkot Dono di Taman Makam Bahagia, Kota Bogor, Rabu (26/12). (Beritasatu Photo/Vento Saudale)

Bogor - Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Mayjen TNI Rudi Yulianto akan membantu proses penyelidikan kasus meninggalnya Letkol Dono Kuspriyanto yang ditembak di Jakarta.

"Kita Puspomad ini akan membantu saja dengan satuan-satuan lain. Bahan-bahan apa yang diperlukan POM AU untuk proses penyidikan akan kita berikan," kata Rudi, usai pemakaman Letkot Dono di Taman Makam Bahagia, Kota Bogor, Rabu (26/12).

Jenderal bintang dua ini pun merasa sangat terpukul atas kasus yang menimpa anggotanya tersebut. Pihaknya berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dan menargetkan satu pekan selesai.

"Otomatis saya selaku orangtua, selaku komandan dan selaku teman dekat, karena almarhum dan saya sama-sama dari alumni 87. Tidak perlu lama ya satu minggu sudah harus selesai. Kan sudah tahu mengarah kepada siapa perbuatan siapa," ungkapnya.

Seperti diketahui, Letkol Cpm Dono Kusprianto meninggal dunia karena ditembak oleh Serda Jhoni Rusdianto di kawasan Jatinegara tak jauh dari Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Jakarta Timur sekitar pukul 23.00 WIB pada Selasa 25 Desember 2018 malam.

Korban ditembak saat sedang mengendarai mobil dinas TNI di jalur bus Transjakarta. Hasil penyelidikan, korban dan Serda Jhoni sempat saling senggol di jalan yang berujung dengan aksi penembakan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon