TNI AU: Penembakan Letkol Dono Murni Kriminal

Kamis, 27 Desember 2018 | 00:22 WIB
RW
JS
Penulis: Robert Wardy | Editor: JAS
Suasana pemakaman Letkol Cpm Dono Kuspriyanto di Taman Makam Bahagia, Kota Bogor, Rabu 26 Desember 2018.
Suasana pemakaman Letkol Cpm Dono Kuspriyanto di Taman Makam Bahagia, Kota Bogor, Rabu 26 Desember 2018. (Beritasatu Photo/Vento Saudale)

Jakarta - Kasubdispenum TNI AU Letkol Sus M Yuris‎ menyatakan bahwa kasus penembakan Letkol Dono Kuspriyanto oleh anggota TNI AU yakni Serda Jhoni Risdianto murni kriminal. Kasus tidak ada motif politik atau terkait dengan isu-isu lain.

"Ini murni kriminal. Bukti maupun saksi setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ada satu pun yang mengindikasikan ini adalah kejadian yang direncanakan. Kebetulan pelakunya atau tersangkanya anggota TNI AU," kata Yuris di Jakarta, Rabu (26/12).

Ia menjelaskan kasus tersebut sudah ditangani POM TNI. Pelaku telah ditangkap dan menjalani proses hukum sesuai aturan berlaku.

‎"Mohon tidak ada asumsi ataupun persepsi yang disangkutpautkan dengan isu-isu lain," ujar Yuris.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi menyebut pelaku langsung melarikan diri setelah menembak Dono. Dia menggunakan ojek, sementara kendaraan yang digunakannya ditinggal di tempat kejadian.

"Informasinya pelaku memarkirkan kendaraannya. Kemudian mengadang kendaraan korban untuk menembak. Setelah itu melarikan diri menggunakan ojek. Itu pengakuan sementara dari pelaku," jelas Sianturi.

Sebagaimana diketahui, Letkol Dono tewas ditembak di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Selasa (25/12) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu Dono tengah mengendarai mobil dinasnya. Dono adalah anggota Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad). 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon