Gubernur NTB Imbau Perayaan Tahun Baru Tidak Hura-hura
Minggu, 30 Desember 2018 | 14:49 WIB
Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat H Zulkieflimansyah mengimbau seluruh masyarakat di provinsi itu untuk tidak melaksanakan malam pergantian tahun dengan cara hura-hura, terlebih lagi dengan adanya bencana di sejumlah daerah.
"Pesan saya, jangan sampai kita merayakan tahun baru dengan hura-hura dan berlebihan yang tidak pantas sesuai tatanan ketimuran, sehingga mendatangkan kemudharatan dan kemurkaan dari Yang Maha Kuasa," ujarnya di Mataram, Minggu (30/12).
Menurut Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, dengan begitu banyaknya bencana yang melanda Indonesia, termasuk NTB, sudah sepantasnya masyarakat bisa merenungi dan mengambil hikmah atas semua yang telah terjadi. Sehingga, di tahun yang baru 2019, masyarakat bisa menyongsong dengan penuh keberkahan dan optimisme.
"Kalau ada yang mau merayakan silahkan, tapi itu tadi jangan terlalu berlebihan," tegas Zulkieflimansyah.
Gubernur NTB sendiri sudah mengeluarkan surat edaran dengan nomor, 528/831/XII/BKBPDN/2018 yang ditujukan ke seluruh bupati/wali kota, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pimpinan pesantren di NTB.
Dalam imbauannya, Gubernur berharap kepala daerah, pimpinan organisasi hingga pimpinan pondok pesantren agar dapat mengingatkan warga masyarakat, anak-anak remaja atau pemuda di NTB untuk tidak merayakan malam pergantian tahun secara belebihan.
Terdapat tiga poin penting imbauan tersebut, yakni Gubernur meminta kepada masyarakat, umumnya di NTB, agar mengisi kegiatan malam pergantian tahun dengan kegiatan keagamaan, seperti zikir dan doa. Selanjutnya, masyarakat diminta tidak merayakan malam tahun baru dengan melakukan acara hiburan, kegiatan pesta berlebihan, menyalakan kembang api/petasan dan kebut-kebutan (aksi ugal-ugalan) di jalan raya, yang mana nantinya akan mengganggu keamanan masyarakat serta ketertiban lalu lintas.
Kemudian, Gubernur juga meminta kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan untuk tidak mengadakan kegiatan pesta pada malam pergantian tahun secara berlebihan.
"Surat imbauan ini dalam rangka memperingati perayaan pergantian tahun," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi NTB H Irnadi Kusuma.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




