67 Titik Rawan Bencana di Jalur Kereta Bogor-Sukabumi
Sabtu, 5 Januari 2019 | 09:23 WIB
Bogor – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengidentifikasi 67 titik rawan bencana di sepanjang jalur kereta Bogor menuju Sukabumi. Pengecekan jalur kereta rutin dilakukan guna mengantisipasi kecelakaan perjalanan kereta.
Humas Derah Oprasional (Daop) 1 Jakarta PT KAI, Edy Kuswoyo menuturkan, jalur perlintasan kereta Bogor-Sukabumi memang rawan terjadi longsor, banjir dan tanah ambles. Hal tersebut memang kontur tanah sepanjang Bogor menuju Sukabumi berbukit dan lerangan.
"Sehingga ketika musim penghujan tiba, kondisi landasan rel rentan amblas atau tebingan longsor yang menutup perlintasan," paparnya, Jumat (4/12).
Berdasarkan catatan PT KAI, ada sebanyak 67 titik yang dinilai rawan dengan pembagian 44 titik rawan longsor, 7 titik rawan banjir dan 16 titik rawan tanah amblas.
Edy menuturkan titik yang dinilai rawan longsor banyak terdapat di antara Stasiun Bogor hingga Stasiun Maseng. "Dari Bogor sampai batu tulis itu rawan longsor ada 5 titik termasuk ini. Sampai Maseng itu ada 31 rawan longsor," terang Edy.
Meski cukup banyak titik yang dinilai rawan longsor, namun Edy memastikan jalur tersebut tetap aman untuk dilewati sebab pemantauan dan perawatan jalur rutin dilakukan oleh PT. KAI terhadap titik yang rawan.
Kereta api Pangrango melayani tiga pemberangkatan dari Bogor dan tiga pemberangkatan dari Sukabumi. Pemberangkatan awal dari Stasiun Sukabumi pukul 05.15 dan pemberangkatan terakhir dari Stasiun Bogor pukul 18.30.
"Sebelum kereta penumpang berangkat tim terlebih dahulu memastikan apakah jalur aman. Terutama pada musim penghujan, bila hujan sudah turun, secara simultan pengawas di masing-masing stasiun perlintasan Bogor-Sukabumi melakukan pengecekan jalur," katanya.
Pascalongsor, Jumat kemarin, KA Pangrango sudah melayani penumpang. PT KAI pun memastikan jalur kereta yang sempat longsor sudah dapat dilalui dengan aman dan jadwal perjalanan kereta sudah kembali normal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




