Transpatriot Bersinggungan dengan Trayek Angkot Tak Dapat Dihindari

Rabu, 9 Januari 2019 | 12:03 WIB
MN
JS
Penulis: Mikael Niman | Editor: JAS
Bus Transpatriot.
Bus Transpatriot. (Beritasatu Photo/Mikael Nimam)

Bekasi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mendata ada beberapa trayek angkutan kota (angkot) yang bersinggungan dengan rute bus Transpatriot, yang dikelola Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Hal ini tak mungkin dihindari saat Pemkot Bekasi mulai mengoperasikan sembilan bus Transpatriot tahun lalu dan bakal menambah jumlah armada dengan rute baru lainnya.

"Pasti bersinggungan dengan banyak trayek angkot makanya kita rangkul mereka untuk menjadi bagian dari bus Transpatriot," kata Sekretaris Dinas Perhubungan, Dedet Kusmayadi, Rabu (9/1).

Rute bus Transpatriot yang disediakan adalah Koridor 1 yakni rute Terminal Induk Kota Bekasi-Harapan Indah Medansatria dan rute Harapan Indah-Terminal Induk Kota Bekasi.

Rute Harapan Indah-Terminal Induk Kota Bekasi yang dilalui di antaranya halte Gerbang Harapan Indah Timur, Pondok Ungu Naga, Alaxindo, Kalibaru, Stasiun Kranji, Grand Mal, Pemkot Bekasi, Bulan-bulan, Pasar Proyek, Pemda Lama Gedung Papak, Lapangan Multiguna RS Bella, dan Terminal Induk Kota Bekasi. Rute ini berjarak sekitar 9,6 kilometer (km).

Lalu, Rute Terminal Induk Kota Bekasi-Harapan Indah melalui halte Stasiun Bekasi Timur, Bulak Kapal, Bekasi Trade Center (BCP), Pos Polisi Bekasi Timur, Blue Plaza, Unisma, Setia Kawan, Rawapanjang, Pekayon Revo, Tol Bekasi Barat 2, Bekasi Cyber Park (BCP), Stadion Patriot Candrabhaga, Taman Kota, Perumnas 1, Pertokoan Kranji, Harapan Baru, Alexindo, Pondok Ungu Vespa, Gerbang Harapan Indah Barat, Giant Harapan Indah dan berakhir Terminal Harapan Indah, dengan jarak sejauh 14,7 km.

Angkot yang melintas di jalan-jalan tersebut seperti di jembatan layang Kranji, Stasiun Kranji, Grand Mal, Kantor Wali Kota, Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, Stasiun Bekasi Timur, Bulak Kapal, Bekasi Trade Center (BTC), Unisma, Rawalumbu, Pekayon, gerbang tol Bekasi Barat, Stadion Patriot Candrabhaga, lalu ke Kranji lagi, rutenya bersinggungan dengan rute bus Transpatriot.

"Kita akan memberikan tawaran kepada para sopir angkot tersebut untuk menjadi sopir Transpatriot, biar mata pencarian mereka tidak hilang," ungkap Dedet.

Ke depan, kata dia, semua angkot yang beroperasi di Kota Bekasi akan dikonversi menjadi bus Transpatriot yang dilengkapi dengan fasilitas modern serta memperhatikan kenyamanan dan keamanan ketimbang menggunakan angkot.

"Kota Bekasi sebagai kota maju dan modern, harus didukung dengan sistem transportasi massal yang modern juga. Belum lagi, dengan kehadiran LRT (light rail transit) nantinya. Kita sudah mempersiapkannya dari sekarang," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon