Siapkan Lima Produk Baru, AXA Mandiri Perbesar Segmen Ritel
Kamis, 10 Januari 2019 | 19:07 WIB
Jakarta-PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berencana meluncurkan setidaknya lima varian produk baru yang merupakan new packaging dari produk yang dimiliki. Produk-produk baru tersebut terutama untuk menguatkan lini bisnis yang menyasar nasabah Bank Mandiri untuk segmen ritel atau mass market. "Ini akan menjadi tulang punggung untuk meningkatkan produksi di segmen ritel nantinya. Sementara untuk affluent segmen (private dan priority banking) ada solusi tersendiri dan sedang disiapkan produk untuk melengkapi produk-produk yang sudah dimiliki pada segmen ini," tutur Presiden Direktur & CEO AXA Mandiri Handojo G Kusuma di Jakarta (10/1).
Menurut Handojo, pada November 2018, satu produk baru sudah dirilis dan mendapat respons positif. Produk tersebut mampu berkontribusi 30% terhadap premi baru AXA Mandiri tahun 2018. "Di bulan Februari tahun ini rencananya akan rilis satu lagi produk baru," tambahnya. Handojo menyebut langkah memperbanyak merilis produk baru di segmen ritel karena ingin memperbesar kontribusi di level ini yang baru memberi kontribusi 10-15%. Padahal untuk segmen affluent kontribusi yang dihasilkan sudah mencapai 30-40%.
Sebagai nahkoda baru di AXA Mandiri, Handojo akan fokus memperkuat kinerja AXA Mandiri melalui solusi perlindungan dan layanan yang semakin inovatif. Langkah tersebut antara lain dengan lebih banyak memberikan inovasi-inovasi produk yang lebih banyak bernuansa ke proteksi. Kendati masih tetap mengandalkan produk unit link, unsur proteksi dari produk ini akan lebih banyak dan bervariasi. Tujuannya semakin memberi pilihan kepada masyarakat untuk memenuhi solusi dan perencanaan keuangan.
Diakuinya layanan digital untuk asuransi menjadi tuntutan saat ini seiring mulai berubahnya pola hidup dan kebiasaan masyarakat, terutama kalangan milenial yang lebih sering menggunakan mobile banking dan internet banking daripada datang ke kantor cabang bank. Karena itu AXA Mandiri pun akan memperhatikan perubahan model bisnis tersebut. Dalam hal digitalisasi, AXA Mandiri sudah menerapkan untuk sosialisasi, edukasi, bahkan sudah punya e-claim. Untuk cutomer experience, ada Omni Channel untuk berinteraksi dengan nasabah dengan platform Whatsapp, misalnya untuk update informasi mengenai polis dsb.
Saat ini kontribusi pendapatan premi AXA Mandiri sebagian besar atau 90-95% berasal dari produk unit link, sisanya produk tradisional. Jumlah financial advisor sebanyak 2.100 di 1.800 cabang, sementara telesales (telemarketing) ada 500 orang. Kendati enggan menyebut angka pasti, Handojo optimistis tahun ini AXA Mandiri bisa tumbuh dua digit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




