KPU Depok Sahkan DPT Naik Jadi 1.309.338 Orang

Senin, 21 Januari 2019 | 14:33 WIB
BH
WP
Penulis: Bhakti Hariani | Editor: WBP
Pilpres 2019.
Pilpres 2019. (BeritaSatu Photo)

Depok - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengesahkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Depok naik menjadi 1.309.338 orang, dalam rapat pleno.

Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 650.283 orang adalah pemilih laki-laki, dan 659.055 adalah perempuan.

"Terdapat peningkatan 1,8 persen pemilih dari Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 1 ke DPTHP 2. DPTHP 1 jumlah pemilih sebanyak 1.286.160 orang, kemudian ditetapkan dalam rapat pleno DPTHP 2 yang merupakan DPT final, sejumlah 1.309.338 dengan," ujar Nana kepada SP di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (21/1).

Dari jumlah tersebut, pemilih disabilitas sebanyak 1.487 orang (0,114 persen) dari total jumlah DPT Kota Depok. Perinciannya, tuna daksa 389 orang atau 26 persen, tuna netra 160 orang (11 persen), tuna rungu 255 orang (17 persen), tuna grahita 221 orang (15 persen).

Bagi penderita gangguan jiwa, Nana menyebutnya sebagai disabilitas pemikiran. Mereka juga dapat melakukan pencoblosan, namun dengan didampingi petugas KPU. "Pendamping kami jamin independesinya. Telah melalui proses seleksi ketat," ujar Nana.

Para pemilih, lanjut Nana, tersebar di 5.759 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 11 kecamatan dan 63 kelurahan se-Kota Depok. Sedangkan rentang usia pemilih yang berusia kurang dari 20 tahun sebanyak 123.100 orang, usia 21-30 tahun sebanyak 280.889 orang, 31-40 tahun sebanyak 316.269 orang, 41-50 tahun sebanyak 284.880 orang, 51-60 tahun sebanyak 179.773 orang, lebih dari 60 tahun sebanyak 124.427 orang.

Diungkap Nana, data pemilih merupakan instrumen yang penting dalam penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu pihaknya berupaya melakukan yang terbaik.

KPU Kota Depok terus melakukan sosialisasi ke masyarakat termasuk pemilih pemula dan pemilih muda. Selain itu, KPU menyambangi organisasi kemasyarakatan yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok.

"Suara pemilih pemula ini penting untuk menentukan nasib bangsa ke depannya. Maka dalam pesta demokrasi lima tahun sekali ini, pemilih pemula harus tegas untuk mengatakan "Say No to Golput"," pungkas Nana.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon