Ini Kata Hasto Kristiyanto soal Tabloid Indonesia Barokah
Sabtu, 26 Januari 2019 | 09:15 WIB
Surabaya - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Kiai Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengaku belum membaca isi Tabloid Indonesia Barokah, yang disebut-sebut merugikan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Namun, Hasto mengatakan hal-hal semacam ini tidak positif untuk kampanye.
"Indonesia Barokah bukan sesuatu hal yang positif dari kampanye. Kalau isinya saya sendiri belum membaca," kata Hasto di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/1) dalam rangkaian Safari Politik VI PDIP.
Dia mengatakan, masyarakat sudah dewasa dan melihat mana yang baik dan buruk, hitam dan putih, difitnah dan memfitnah. Serta mana yang benar-benar menunjukkan pemimpin yang paling dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila. "Juga mana yang hanya mengejar kekuasaan, itu bisa terlihat," ungkap Hasto.
Dia menceritakan pihaknya punya pengalaman pada Pilpres 2014 lalu. Ketika itu, kata dia, Jokowi yang maju bertarung di Pilpres 2024, difitnah oleh Tabloid Obor Rakyat.
"Tapi ternyata rakyat sebagai hakim tertinggi punya hati nurani dan juga punya pandangan yang lebih jelas daripada pemimpin seperti itu," katanya. "Cara itu adalah cara yang tidak berkeadaban," tambah Hasto.
Seperti diketahui, Tabloid Indonesia Barokah bermunculan di sejumlah daerah di Jawa Barat. Saat in sedang dalam pengusutan Bawaslu. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi juga telah melaporkannya ke Bareskrim Polri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




