Martha Tilaar: Perempuan Harus Maju
Minggu, 27 Januari 2019 | 23:11 WIB
JAKARTA- Pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu, Martha Tilaar mengungkapkan alasan dirinya selalu menulis buku menyangkut perempuan adalah karena didorong keinginan agar perempuan Indonesia maju.
"Saya selalu menulis buku bahwa perempuan harus bangkit, perempuan harus maju, perempuan harus berprestasi dan tidak boleh cengeng. Maka itulah saya menulis buku mengenai Perempuan Indonesia," ujar Martha Tilaar saat menyerahkan buku karyanya untuk disampaikan ke Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam acara Buka Tahun Baru Bersama ke-14 Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) di Gedung Dwi Warna, Lemhannas, Jakarta Pusat, Jumat (25/1) malam.
Dalam acara bertemakan bertemakan "Terima Kasihku Kepadamu" ini, Martha Tilaar menerima ucapan terimakasih PWKI bersama Letnan Jenderal TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Harry Tjan Silalahi, KH Mustofa Bisri, Ahmad Syafii Maarif, dan Sinta Nuriyah Wahid.
Adapun buku yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berjudul The True Exotic COLORS Of INDONESIA, dan Kecantikan Perempuan Timur.
32 tahun
Tak dapat dimungkiri Martha Tilaar merupakan wanita berpengaruh Indonesia dalam bisnis kecantikan. Produk perawatan dan kecantikan Sariayu merupakan bisnis lokal Indonesia terbaik yang pernah ada.
Sudah puluhan tahun produknya diluncurkan hingga saat ini masih dipercaya kualitas dan khasiatnya untuk kecantikan wanita. Bisnis Martha Tilaar ini juga memberikan banyak lapangan kerja bagi para wanita.
Martha Tilaar memang sosok yang sangat dibanggakan Indonesia. Selama 32 tahun dia telah menampilkan keindahan Indonesia melalui Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tak hanya merias, Sari Ayu juga memberikan pelatihan perawatan kulit dan makeup para personel Paskibraka.
Serunya goyang Tobelo
Acara Buka Tahun Bersama Ke-14 PWKI yang didukung oleh Kemenkominfo tersebut berlangsung meriah. Hadir dalam acara ini antara lain Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri (Ketum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat-PPAD), Gus Fadel Irawan, DR J Kristiadi, M. Abdullah Darraz (Direktur Eksekutif Maarif Institute), Aris Sudjatmiko (Direktur PJT II), Mayjen TNI I. Nyoman Cantiasa (Danjen Kopassus yang baru), Marsma TNI Gustav Broogman (mewakili Wakasau), Brigjen TNI Tri Hartanta Nugraha (Mabes AD), dan Franciscus Welirang (Pengusaha).
Selanjutnya PP Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), PP Pemuda Katolik, PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Keluarga Kawanua Katolik (KawKat), Caturida Meiwanto Doktoralina (Ketua Asosiasi Dosen dan Guru Indonesia Provinsi Banten), Mayjen TNI Ivan Pelealu (TAJI Strategis Lemhannas RI), Tuan Guru Udin (pengasuh pondok pesantren, Ishlaah Al-Ummah, Lombok Barat), Lily Wasitova (Ketua Program Working Group Vocational Education YIJ), dan DR Jimmy Usfunan (Universitas Udayana).
Usai pemberian penghargaan kepada para tokoh, acara dilanjutkan dengan Goyang Tobelo bersama, ramah tamah dan pembagian aneka doorprize dengan grandprize Tiket Ziarah ke Vatikan persembahan dari Bank BNI. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




