Tim BPN 02: Format Debat Harus Lebih Terbuka dan Dinamis
Jumat, 1 Februari 2019 | 14:52 WIB
Jakarta - Anggota Tim Debat BPN Prabowo-Sandiaga Sodik Mudhajid menuturkan, debat pertama tidak menarik karena format debat, waktu, dan mereka yang terlibat, khususnya petahana monoton.
"Tentunya debat yang berkualitas harus dengan format bebas, dan waktu sangat yang sangat leluasa, serta moderator yang adil dan berwawasan serta pemainnya yang berkelas," jelas Sodik kepada Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (1/2).
Menurutnya, moderator juga menentukan, tetapi moderator debat pertama sudah terformat oleh model dan yang ditentukan KPU sehingga tidak bisa berimprovisasi. Dalam debat pertama, menurutnya pelaku debat juga, khususnya petahana sangat tidak menarik.
Petahana, menurutnya, harus kaya pengalaman dan memberikan pencerahan. Petahana, sambung dia, tampil seperti seorang penantang yang tidak percaya diri menghadapi lawan.
"Beberapa tantangan lawan debat banyak dijawab, 'Ya, laporkan saja'. Itu tentu tidak bagus," katanya.
Agar debat selanjutnya lebih menarik, saran Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu, terutama bagi mereka yang belum menentukan pilihan, maka debat, harus diberi waktu lebih leluasa. Selanjutnya format debat lebih terbuka dan lebih dinamis, kurangi pembatasan dan memberikan kesempatan kepada capres menunjukkan kelasnya.
Selain itu, moderator harus piawai dan adil. BPN sudah mengusulkan format tersebut kepada KPU.
"BPN lebih senang dengan format tersebut karena pasangan Prabowo-Sandiaga sangat menguasai materi sehingga dengan format yang lebih bebas dan lebih dinamis akan menunjukkan kelas, kapasitas, dan kualitas calon pemimpin tertinggi 260 juta rakyat Indonesia," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




