Debat Pilpres 2019

Hasto Tuding Kubu Prabowo-Sandi Pertontonkan Politik Kambing Hitam

Senin, 18 Februari 2019 | 17:11 WIB
CP
AB
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: AB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (ketiga kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (keempat kiri) berfoto bersama seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (ketiga kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (keempat kiri) berfoto bersama seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019. (SP/Joanito De Saojoao/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) dinilai kembali menerapkan politik kambing hitam. Hal itu terkait adanya pernyataan juru bicara (jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade soal informasi penggunaan alat bantu komunikasi oleh Jokowi saat debat, Minggu (17/2/2019).

"Lagi-lagi politik kambing hitam diterapkan. Jangan hanya karena kalah debat, lalu menggunakan berbagai cara untuk menutupi kekalahan tampilan Prabowo. Jangan biasakan politik kambing hitam," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin (Jokowi-Maruf), Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (18/2/2019).

Hasto Kristiyanto menyayangkan pernyataan Andre. "Jubir kampanye seperti Andre Rosiade itu melekat dengan tanggung jawab. Jubir seharusnya bicara aspek kenegarawanan dan memiliki kerendahan hati untuk berbicara secara objektif," ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto Kristiyanto menjelaskan politik kambing hitam merupakan sikap tidak kesatria yang seharusnya dihindari dalam kontes demokrasi. "Politik kambing hitam selalu dipertontonkan kubu Prabowo yang miskin prestasi dan gagasan. Apa yang diungkap Prabowo (dalam debat) merupakan pengulangan dari persoalan yang selalu disampaikan sejak tahun 2008 ketika awal Gerindra berkiprah," ujar Hasto Kristiyanto.

Hasto Kristiyanto menyinyalir isu lain kembali bakal dimunculkan kubu Prabowo-Sandi. "Mereka akan mempersoalkan beberapa hal, seperti kartu suara, netralitas penyelenggara pemilu, serta netralitas aparat negara dan lain-lain Semua merupakan isu lama tanpa adanya gagasan segar," ucap Hasto Kristiyanto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon