Menhub: Bandara Singkawang Akan Tingkatkan Konektivitas dan Pariwisata

Senin, 18 Februari 2019 | 19:09 WIB
TD
JS
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: JAS
Ilustrasi
Ilustrasi (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Singkawang, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, pembangunan bandara baru di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) perlu dilakukan untuk meningkatkan konektivitas dan potensi pariwisata yang ada di wilayah itu.

"Presiden Joko Widodo berpesan kepada saya untuk mempersatukan NKRI melalui pembangunan infrastruktur transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Kalbar khususnya Singkawang menjadi salah satu perhatian kami, karena strategis dari sisi geografis dan potensi wisatanya," jelas Menhub dalam keterangan resmi, Senin (18/2/2019).

Menhub mengungkapkan, pembangunan bandara baru di Singkawang akan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dan diharapkan dengan skema tersebut dapat mempercepat pembangunan dengan tidak tergantung dengan APBN.

"Pembebasan lahan sebagian sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Singkawang. Saya apresiasi atas semangat dari Pemkot Singkawang dalam pembangunan bandara di Singkawang ini," ujarnya.

Menhub menyampaikan, salah satu kekuatan Singkawang adalah warisan budaya atau kearifan lokal yang sangat dijaga oleh masyarakat di Kota Singkawang. Singkawang terkenal akan perayaan budaya Imlek seperti festival lampion dan perayaan Cap Go Meh yang bisa menjadi daya tarik turis lokal dan mancanegara untuk datang.

"Dengan nanti ada bandara di Singkawang, tidak perlu dari Pontianak melalui jalur darat 4-5 jam menuju ke sini. Tinggal naik pesawat ke Singkawang," jelasnya.

Sebagai informasi, Bandara di Kota Singkawang akan dibangun di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan. Luas area yang akan dibangun 151,4 hektare.

Pembangunan bandara ini rencananya akan dimulai pada tahun 2020 dan ditargetkan selesai pada tahun 2022 untuk pembangunan tahap pertama. Pada tahap pertama, bandara Singkawang memiliki panjang landasan pacu 1.400 meter dan dapat didarati oleh pesawat jenis ATR. Pembangunan terus dilakukan secara bertahap, dengan panjang landasan pacu hingga 2.600 meter agar dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 737.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, masyarakat di daerahnya telah lama menantikan kehadiran bandara. Ia berterima kasih pemerintah telah berkomitmen untuk membantu terlaksananya pembangunan bandara ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon