Prabowo Bertekad Habiskan Sisa Hidup Hanya untuk Rakyat

Sabtu, 23 Februari 2019 | 14:33 WIB
B
JS
Penulis: BeritaSatu | Editor: JAS
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pendapatnya saat debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pendapatnya saat debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Medan, Beritasatu.com - Calon presiden Prabowo Subianto menegaskan ia sudah menyampaikan tekad akan menghabiskan sisa hidupnya setelah pensiun dari dunia militer untuk membela kepentingan rakyat.

"Saya dalam sisa hidup akan terus membela rakyat Indonesia. Apapun yang terjadi dan sebesar apapun tantangannya, saya tetap bela rakyat saya," katanya pada acara silaturahmi akbar di Medan, Sabtu (23/2/2019) dengan tema "Semangat Sumut untuk Prabowo-Sandi membangun demokrasi yang beradab menuju Indonesia menang".

Ia mengatakan, dirinya tidak rela jika rakyat masih ada yang miskin, padahal bangsa ini adalah bangsa besar dan memiliki semuanya termasuk sumber daya alam melimpah yang seharusnya dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

"Saya tidak rela anak muda kita sulit mendapat pekerjaan. Saya tidak rela anak kita jadi kacung orang lain. Bangsa kita bukan bangsa kacung, kita harus terhormat, kita harus mendapatkan yang terbaik dan sejahtera," ucapnya.

Sebagai mantan militer, katanya, dirinya tidak berani hanya sekadar mengumbar janji-janji politik, melainkan harus bisa mewujudkan nanti apa yang sudah disampaikan kepada rakyat.

Salah satu ucapan yang disampaikannya kepada massa adalah nantinya akan menurunkan harga-harga yang dirasakan masih tinggi, seperti tarif listrik, daging, susu, dan lainnya.

Ia berkeinginan nanti anak-anak di sekolah diberikan susu setiap hari agar mereka terpenuhi gizi dan protein sehingga tumbuh menjadi anak cerdas dan kuat yang mampu bekerja dengan baik dan mampu membawa bangsa ini menjadi banngsa besar dan bersaing.

"Kita ingin anak-anak kita nanti jadi dokter, pengusaha yang berhasil. Bukan bukan hanya pelayan di restoran, tapi harus jadi pemilik restoran. Anak pelayan masa harus jadi pelayan lagi. Anak tukang becak masa harus jadi tukang becak lagi. Kita harus bisa mengubah semua ini, kita harus menghilangkan penderitaan rakyat," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon