Oesman Sapta Sayangkan Kekerasan Terhadap Jurnalis

Sabtu, 23 Februari 2019 | 19:19 WIB
B
IC
Penulis: BeritaSatu | Editor: CAH
Oesman Sapta Odang.
Oesman Sapta Odang. (Antara)

Padang, Beritasatu.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Oesman Sapta Odang (OSO) menyayangkan tindakan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang bertugas dalam acara Malam Munajat 212 di halaman Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam.

"Ya, sebetulnya itu tidak boleh, ya," kata Oesman usai memberikan sambutan dalam "Dialog Nasional Pemilu 2019 yang Aman, Tertib, dan Badunsanak" dan "Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan" di Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang, Sabtu (21/2/2019).

Sebelumnya, seorang jurnalis media daring mengalami kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum organisasi masyarakat saat meliput acara Malam Munajat 212 di Monas, Kamis (21/2) malam.

Saat itu, jurnalis sedang mengabadikan momen adanya terduga copet dengan kamera ponsel. Akan tetapi, beberapa oknum memaksa jurnalis menghapus rekaman tersebut serta melakukan tindakan intimidasi dan kekerasan.

"Selagi jurnalis bertanggung jawab, ya, jangan diganggu," ucap Oesman.

Sebelumnya, LBH Pers juga menegaskan bahwa jurnalis mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.

Dalam Pasal 18 UU Pers, disebutkan bahwa ancaman pidana 2 tahun atau denda Rp 500 juta apabila ada pihak yang menghalangi kerja jurnalistik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon