PSI: Seni dan Budaya Tidak Boleh Dibenturkan dengan Agama
Minggu, 24 Februari 2019 | 13:14 WIB
Jakarta, Beritastau.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan seni dan budaya tidak boleh dibenturkan dengan agama. Apalagi demi kepentingan politik dari kelompok tertentu.
Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Sumardy saat PSI berkunjung ke Sanggar Seni Mbah Ganong di Desa Kedung Wuluh Kidul, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (24/2/2019). "Seni dan budaya sudah ratusan tahun hidup berdampingan dengan agama," ujar Sumardy.
Menurut Suamrdy, seni dan budaya merupakan ekspresi kearifan lokal yang harus dilestarikan. Bahkan seni dan budaya merupakan ekspresi sikap keagamaan dan keimanan tertentu.
"Melestarikan seni dan budaya adalah bagian dari iman untuk senantiasa mengembangkan karya Allah sehingga di satu pihak kita tetap melestarikan seni dan budaya dan di lain pihak tetap beragama," jelas Sumardy.
Sumardy mengapresiasi sanggar seni Mbah Ganong yang sudah lama melestarikan seni dan budaya Banyumasan. Menurut Sumardy, melestarikan seni dan budaya tidak hanya untuk menjaga eksistensi kearifan lokal, tetap juga memberikan keuntungan secara ekonomis.
"Seni dan budaya lokal harus tetap dilestarikan, karena efek-efeknya ke mana-mana, seperti efek ke sektor ekonomi, bisa menggerakkan ekononi daerah," tutur Sumardy.
Ketika tiba disanggar Mbah Ganong, jajaran PSI disambut dengan tarian lengger-calung. Sesuai namanya, tarian lengger-calung terdiri dari lengger (penari) dan calung (gamelan bambu), gerakan tariannya sangat dinamis dan lincah mengikuti irama calung. Gerakan khas tarian lengger antara lain geyol, gedheg, dan lempar sampur.
Mbah Ganong, pemilik sanggar tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran pengurus PSI. Mbah Ganong berharap PSI bisa masuk parlemen untuk memperjuangkan upaya pengembangan dan pelestarian seni dan budaya lokal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




