Basarnas: Hari Keempat Evakuasi Tak Ditemukan Tanda Kehidupan

Jumat, 1 Maret 2019 | 17:54 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Pihak Basarnas menyatakan memasuki hari keempat evakuasi Jumat (1/3/2019) sudah tidak ada korban selamat dari lokasi tambang emas yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Pihak Basarnas menyatakan memasuki hari keempat evakuasi Jumat (1/3/2019) sudah tidak ada korban selamat dari lokasi tambang emas yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). (Beritasatu TV)

Bolmong, Beritasatu.com - Pihak Basarnas menyatakan memasuki hari keempat evakuasi Jumat (1/3/2019) sudah tidak ada korban selamat dari lokasi tambang emas yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Kepala Basarnas Manado, Jefri Mewoh mengatakan, meski sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan namun proses evakuasi masih terus berlangsung.

"Sesuai dengan pengecekan kami dengan alat yang ada tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan," kata Jefri di lokasi longsor, Jumat (1/3/2019).

Menurut Jefri, kondisi medan sangat ekstrim dan mayoritas korban terhimpit bebatuan besar yang sulit digerakkan secara manual.

"Mereka (korban) terhimpit di antara bebatuan dan di atasnya lagi ada bebatuan yang nyaris longsor," ujar Jefri.

Perubahan jumlah data korban akan terus bertambah mengingat masih banyak korban akan di evakuasi oleh tim karena di perkirakan masih ada puluhan penambang terjebak di dalam lubang tambang yang tertimbun longsoran material tanah dan bebatuan.

Dari data terakhir, jumlah korban yang ditemukan 26 orang, 7 orang diantaranya meninggal dunia.

Evakuasi dilakukan tim gabungan dari Basarnas Sulut, Basarnas Gorontalo dan Palu, Sulawesi Tengah, serta TNI/POLRI dan SKPD Daerah.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon