ISL

Persisam Tundukkan PSPS Pekanbaru

Kamis, 14 Juni 2012 | 19:39 WIB
AD
B
Penulis: Antara/ Yudo Dahono | Editor: B1
Striker PSMS Medan Zulkarnain (kiri) berebut bola dengan pemain Persisam Samarinda Supriyono (kanan).
Striker PSMS Medan Zulkarnain (kiri) berebut bola dengan pemain Persisam Samarinda Supriyono (kanan). (Antara)
"Mungkin ini antiklimaks karena kelelahan fisik. Akan tetapi, beruntung kami masih bisa meraih kemenangan."

Tim Persisam Putra Samarinda berhasil mengamankan tiga poin pada laga kandang dengan mengalahkan PSPS Pekanbaru 2-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Segiri Samarinda, hari ini.

Gol pembuka skor tuan rumah dicetak oleh Pierre Njanka pada menit ke-23 melalui tendangan penalti setelah salah satu pemain belakang PSPS melakukan handball di kotak enam belas.

Anak asuh Mundari Karya berhasil menyamakan skor melalui Patrice Nzekou pada sepuluh menit sejak kick off babak kedua, menyelesaikan tendangan April Hadi yang berhasil lolos dari hadangan penjaga gawang Persisam Agung Prasetyo.

Namun sayangnya, hasil imbang 1-1 tidak bertahan lama karena Christian Gonzales berhasil mengecoh gawang penjaga gawang PSPS Faisal Mubarak melalui tandukan pada menit ke-65.

El Loco yang absen mencetak gol dalam tiga kali penampilannya mampu memaksimalkan umpan Supriono yang bermain menggantikan M. Robby karena cedera.

Pelatih PSPS Mundari Karya mengakui hasil 2-1 untuk tuan rumah cukup rasionalistis karena memang sejak awal Mundari menginstruksikan para pemainnya untuk bermain defensif sembari melakukan serangan balik.

"Kami memang tidak mau bermain secara terbuka karena kami sadar kualitas pemain lawan. Namun sayangnya, kami masih bisa kecolongan gol meski pertahanan sudah cukup ketat," ujarnya.

Mundari mengakui strateginya ini berisiko besar karena membutuhkan kondisi fisik pemain yang prima sehingga para pemainnya bisa kecolongan gol lagi setelah berhasil menyamakan skor.

"Yang pasti pemain saya kelelahan, dan saya rasa kami masih pantas kalah dengan skor tipis seperti ini," ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Persisam Putra Samarinda Misha Radovic mengakui penampilan pemainnya tidak sebagus ketika menghadapi Persija.

"Mungkin ini antiklimaks karena kelelahan fisik. Akan tetapi, beruntung kami masih bisa meraih kemenangan," tutur Misha Radovic.

Masuknya Supriono yang awalnya diistirahatkan untuk meladeni partai away di Papua, kata Radovic, tidak ada pilihan lagi dengan cederanya M. Robby pada pertengahan babak kedua.

"Kami bersyukur meski pada babak pertama kami bermain tidak bagus, di babak kedua sudah ada perubahan, dan hasilnya juga cukup positif, Persisam bisa meraih kemenangan," kata Radovic menegaskan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon