Cyrus Network: "Serangan Darat" Lebih Efektif Gaet Suara Pemilih
Senin, 4 Maret 2019 | 15:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network Hasan Nasbi menilai "serangan darat" seperti kampanye ketuk pintu dan blusukan lebih efektif untuk menggaet suara pemilih dibandingkan "serangan udara" seperti kampanye lewat media sosial. Menurut Hasan, umumnya, pemilih di "udara" sudah mempunyai pilihannya masing-masing sehingga susah mempengaruhi mereka untuk mengubah pilihan.
"Masing-masing orang di 'udara' sebenarnya sudah mempunyai pilihan sehingga tensinya tinggi karena sudah mempunyai argumentasi dan data masing-masing. Yang belum tersentuh justru mayoritas pemilih di 'darat', sekitar 60 persen pemilih belum tersentuh kampanye," ujar Hasan Nasbi di Jakarta, Senin (4/3/2019).
Menurut Hasan Nasbi, kampanye door to door sangat efektif mempengaruhi pilihan pemilih. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Cyrus, 73 persen pemilih yang didatangi tim Jokowi-Ma’ruf akhirnya memilih Jokowi-Ma’ruf dan 53 persen pemilih yang didatangi tim Prabowo-Sandiaga, juga akhirnya memilih Prabowo-Sandiaga.
"Namun, kampenye door to door ini masih jarang dilakukan tim paslon, harus dioptimalkan lagi khusus di waktu-waktu yang tersisa ini," imbuh Hasan Nasbi.
Dalam serangan darat, menurut Hasan Nasbi, tim Jokowi tentunya mengkampanye tentang prestasi dan pencapaian-pencapaian Jokowi serta visi-misi dan program lima tahun mendatang. Selain itu, kata dia, tim Jokowi juga harus meluruskan hoax yang diarahkan kepada Jokowi karena banyak hoax yang diarahkan kepada Jokowi.
"Sementara tim Prabowo, harus menyampaikan ide-ide dan gagasan baru yang lebih baik dari apa yang sudah dilakukan Jokowi. Kampanye negatif mungkin boleh, tetapi tidak boleh kampanye hitam karena kalau 'serangan darat', akan mudah ketahuan siapa yang menyebarkan hoax atau fitnah dan pasti langsung ditangkap. Ini berbeda dengan 'serangan udara', yang kadang anonim," pungkas Hasan Nasbi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




