Pemilu Bukan untuk Mengganti Ideologi Negara
Minggu, 10 Maret 2019 | 20:30 WIB
Depok, Beritasatu.com - Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengingatkan masyarakat Indonesia agar pemilu 2019 tidak dijadikan tumpangan bagi kelompok yang ingin menggantikan ideologi Pancasila.
"Saatnya silent majority bukan hanya harus mulai berani bersuara, tapi juga harus berani bergerak. Jangan sampai Pemilu 2019 dijadikan tumpangan bagi oknum yang ingin menggantikan dasar negara dan ideologi bangsa, yaitu Pancasila," kata Rieke saat menghadiri deklarasi dukungan musisi Depok ke pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin di Depok, Jawa Barat, Minggu (10/3).
Selain dihadiri musisi, deklarasi juga dihadiri masyarakat penerima Kartu Indonesia Pintar, komunitas Vespa, hingga para buruh pelabuhan yang siap door to door untuk memenangkan paslon 01 Jokowi-KH Ma’aruf Amin. Deklarasi juga dibarengi dengan peluncuran taggar #01NKRITetapPANCASILA sebagai gerakan nasional.
Rieke Diah Pitaloka yang juga anggota DPR ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk berani berjuang bersama Jokowi dan Ma’aruf Amin. Pasangan ini diyakini mampu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.
Rieke Diah Pitaloka mengajak seluruh elemen bangsa agar menjadikan taggar #01NKRITetapPANCASILA sebagai gerakan nasional. Gerakan ini harus digelorakan di seluruh pelosok. "Berjuanglah bersama Jokowi dan Ma’aruf Amin, datanglah ke TPS (tempat pemungutan suara), tanggal 17 April 2019. Buka surat suara warna abu-abu. Coblos 01 untuk NKRI tetap Pancasila," tegas Rieke yang juga Ketua Umum relawan pemenangan paslon 01 Tim Alpha.
Rieke mengutip amanat mantan Presiden Soekarno yang mengatakan tanpa toleransi, demokrasi akan karam. Karena demokrasi itu sendiri adalah penjelmaan dari toleransi. Mengutip Bung Karno, Rieke mengemukakan di dalam kampanye pemiliham umum akan lahir hantu-hantu yang amat berbahaya, yaitu hantu kebencian dan hantu panas-panasan hati. Demokrasi akan ditelan oleh hantu-hantu kebencian itu.
Rieke Diah Pitaloka mengingatkan agar Pemilu 2019 tidak menjadi pesta demokrasi yang dikhawatirkan Bung Karno. Pemilu 2019 harus bisa membawa bangsa lebih maju dan bermartabat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




